Dampak Manado Fiesta 2017 Kunjungan Wisatawan 67.070 di Sulawesi Utara

Logo Manado Fiesta 2017 (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Manado Fiesta yang dihelat pada 1-10 September 2017, secara umum pelaksanaan 7 iven yang baru pertama kali digelar, berdampak positif terhadap perekonomian di Kota Manado, bahkan Sulawesi Utara.

Sebagaimana dilaporkan Asisten Sekretaris Daerah Kota Manado, Hendrik Warokka, S.Pd, D.E.A kepada Wali Kota Manado, G.S. Vicky Lumentut dan Wakil Walikota, Mor Dominus Bastiaan, melalui Laporan tertulis tertanggal 25 September 2017, dari data yang dihimpun dari beberapa perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindag, dan Dinas Pariwisata, terdapat peningkatan yang sangat signifikan.

(1). Dari jumlah pengguna sarana transportasi darat misalnya, terdapat kenaikan 96.693 unit kendaraan baik angkutan kota dalam provinsi/antar provinsi, sepeda motor, dan minibus. (2). Jumlah pembeli di pasar tradisional, minimarket/swalayan, supermarket dan UKM, terjadi peningkatan rata-rata 30-60 persen untuk bahan kebutuhan pokok dan souvenir. (3). Jumlah kinjungan wisatawan mancanegara dan nusantara mencapai 60.070 orang terdiri dari Wisatawan Tiongkok dan Asia, 7700 orang, Eropa/USA/Australia, 800 orang, Nusantara, 58.570 orang dengan spend of money mencapai 389.850 M.

“Dari data-data tersebut, kita dapat melihat dampak langsung pelaksanaan Manado Fiesta 2017. Meski baru pertama kali digelar, terdapat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan lokal. Kemudian dalam pelaksanaan Manado Under the Sea Carnival, para dekorator yang berasal dari luar Manado seperti Tomohon dan Tondano ikut dilibatkan, termasuk pelibatan masyarakat dalam urusan catering, sound system, dan alat musik, perlengkapan tenda/kursi, serta juru masak. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku makanan tradisional khas Minahasa, masyarakat Kota Manado menyempatkan diri mengunjungi pasar tradisional di Airmadidi, Tomohon, dan Tondano,” tulis Warokka kemudian.

Menurut mantan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan ini, outcome yang diperoleh dalam penyelenggaraan Mandao Fiesta di antaranya meningkatnya pendapatan para pelaku usaha di Kota Manado. Bahkan Outcome lain yang tidak bisa diukur dengan uang yaitu nilai branding Kota Manado sebagai kota wisata dunia makin kuat. (*/TimST)

iklan1
iklan1