Archive for: Oktober 2017

Kapolres Arya Perdana Pimpin Langsung Pasukan Pengamanan HUT GMIM Bersinode ke-83

Kapolres Minsel saat turun ke lapangan (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Polres Minahasa Selatan melibatkan 200 personil organiknya dalam kegiatan pengamanan hajatan akbar Hari Ulang Tahun Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ke-83 yang dirayakan hari ini, Sabtu (30/9).

Puncak perayaan HUT GMIM bersinode ke-83 pada tahun ini dipusatkan di Lapangan E.E. Mangindaan Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan yang dihadiri oleh ribuan warga jemaat se-Sinode GMIM.

Kegiatan pengamanannya sendiri dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, melibatkan gabungan perkuatan dari personil Polri, TNI, Dishub, Sat Pol PP serta unsur Pam Swakarsa. Ditemui disela-sela kegiatan pengamanan, Kapolres Minahasa Selatan AKBP Arya Perdana, SH,SIK,MSi, mengungkapkan bahwa pelibatan kekuatan dalam skala besar ini sangat penting dilakukan untuk menekan faktor-faktor tendensi dan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas.

“Intinya kita berupaya untuk menjaga, mengawal dan mengamankan hajatan akbar ini supaya dapat berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif,” ungkap Kapolres.

Gubernur Sulawesi Utara Drs. Olly Dondokambey, SE, juga hadir dalam ibadah agung Hut GMIM ini, Ketua Sinode GMIM Pdt. H.W. Sumakul, serta segenap unsur pimpinan jajaran Forkopimda Propinsi maupun Kabupaten Minsel. (friska)

Peduli ROHINGYA, KKIG Cabang Manado Serahkan Bantuan Melalui ACT

Penyerahan saumbangan dari KKIG Manado ke ACT (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Penggalangan dana secara spontan dilakukan pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Cabang Manado, disela-sela pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I, Sabtu (30/9/2017) di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado juga menyerahkan dana untuk membantu warga minoritas Rohingya. Dana yang terkumpul tersebut langsung diserahkan ke pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT) Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Utara (Sulut) yang diterima Ghazaly Ridwan Umaternate, S.Si, dan M Sukri Umasangaji, ST.

Selaku Ketua KKIG Cabang Manado, Amir Liputo, SH saat menyerahkan dana senilai Rp. 9,6 juta kepada perwakilan ACT menyampaikan bahwa gerakan kemanusiaan yang dilakukan KKIG Manado tersebut sebagai wujud dari kepedulian warga KKIG terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rohingya.

”Kita ikut prihatin dan memberi perhatian sebagai kepedulian antara sesama manusia, dimana warga Rohingya saat ini tengah mengalami perlakuan yang tidak semestinya. Warga KKIG Manado ikut ambil bagian membantu mereka yang lagi kesulitan dan membutuhkan bantuan, penggalangan yang kami lakukan ini terkumpul berapa adanya namun keiklasan kita itu yang luar biasa,” ujar Liputo.

Liputo yang juga anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) menjelaskan sumbangan untuk Rohingya tersebut disalurkan ke ACT karena lembaga ACT yang saat ini memiliki jaringan ke Rohingya secara langsung. Sumbangan ini sebagian dari pengurus dan anggota KKIG, dan ada juga dari majelis ta’lim dan warga lainnya. Yang dikumpulkan oleh KKIG untuk Rohingya.

”Syukur Alhamdulillah semua bentuk kepedulian ini mendapat kemudahan, sehingga dana terkumpul sampai saat ini. Sebenarnya pengumpulan sumbangan ini hanya kalangan KKIG, tapi Alhamdullilah ada juga pihak lain yang ingin memberi sumbangan, sehingga kami membuka sumbangan di salah satu media cetak lokal. Insya Allah sumbangan ini berguna untuk pengungsi Rohingya yang adalah umat muslim,” kata Liputo. (*/Amas)

Buka Dikdas LMND Sulut, JIM TINDI: Jadilah Pelopor Perubahan

Bung JRT saat memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Konsisten memelihara dan menjaga perkaderan, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (29/9/2017) menggelar Pendidikan Dasar (DikDas) yang merupakan perekruten kader baru bagi mahasiswa yang akan bergabung di LMND. Kegiatan yang dilaksanakan hingga, Minggu (1/10/2017) itu dibuka langsung Ketua KPW PRD Sulut, Jim R Tindi.

JRT begitu Bung Jim akrab disapa ‘membakar’ semangat para mahasiswa yang ikut DikDas tersebut, dikatakan JRT bahwa mahasiswa patut mempertahankan tadisi positif dalam berjuang mewujudkan keadilan bagi rakyat, dengan mulai adil sejak berfikir. JRT mengingatkan agar optimalisasi peran kader LMND perlu dilakukan secara intensif, tanpa ada rasa jenuh.

Peserta DikDas begitu antusias mengikuti materi (Foto Suluttoday.com)

”Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan. Mari kita biasakan diri, memelihara semangat juang dengan mengedepankan kekritisan berfikir, belajar dan peka terhadap kepentingan rakyat. Kader LMND yaitu mereka potret generasi muda yang melawan segala bentuk ketidakadilan, kita telah terbiasa bersama rakyat yang termarginalkan untuk mewujudkan keadilan. Selamat datang dalam kelurga besar LMND silahkan anda menjadi pelopor perubahan, perkuat organisasi, pertajam ideologi, Menangkan Pancasila, itu semboyan yang menjadi semangat kita,” ujar Bung JRT tegas.

Suasana dimana peserta DikDas serius mengikuti kegiatan (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui kegiatan Pelaksanaan Pendidikan kali ini bertempat di Desa Koka Kabupaten Minahasa, dengan peserta Pendidikan Dasar 50 orang. (Amas)

Wali Kota Manado dan Kapolda Sulut Kompak Turun Bersihkan Pantai Malalayang

Wali Kota Manado dan Kapolda Sulut saat melakukan bersih-bersih pantai (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Keseriusan pemerintah Kota Manado dalam mengembangkan sektor pariwisata khususnya wisata bawah laut, terus mendapat perhatian untuk pemeliharaan, pengembangan dan promosi. Sabtu (30/9/2017), Wali Kota DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH.,MSi.,DEA mencanangkan lalu lintas bawah air serta bersih-bersih Bunaken dan Pantai Manado, di Pantai Malalayang, Kecamatan Malalayang.

Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini dalam sambutannya mengatakan lalu lintas bawah laut membantu para divers serta wisatawan menjelajah Taman Laut Bunaken yang sangat terkenal di seluruh dunia. Disamping itu, gerakan bersih-bersih Bunaken dan Pantai Manado adalah bentuk dukungan masyarakat Kota Manado terhadap kelestarian Taman Laut Bunaken.

“Sungguh berbahagia karena hari ini tanggal 30 September 2017 disepakati sebagai pencanangan taman lalu lintas bawah air, juga gerakan bersih-bersih Bunaken, dan pantai Manado. Ini adalah bentuk dukungan kita semua bagi kelestarian Taman Laut Bunaken yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar GSVL.

GSVL menyampaikan kelestarian Taman Laut Bunaken juga ditunjukan para guru besar Perancis saat berada di Manado dalam rangka Manado Fiesta 2017. Menurut mereka, kata Wali Kota GSVL, Taman Laut Bunaken sangat indah dan menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan.

“Jadi harus disikapi oleh Pemerintah Kota agar masa depan Bunaken aman dan dapat dinikmati sampai anak cucu, karena sekarang ditemukan banyak sampah di sana,” tukas mereka, seperti dikutip Walikota GSVL. Hal senada juga disampaikan Konsulat Amerika Serikat yang datang memberikan masukan kepada Pemkot Manado dalam penataan lingkungan Smart City.

“Mari kita jaga dan pelihara Taman Laut Bunaken dan mari kita tata pengelolaannya lebih baik lagi kedepan,” tandas Walikota pilihan rakyat Manado itu. Lanjut dikatakan Wali Kota GSVL, dengan diterimanya penghargaan kota terbaik dan kota potensial infrastruktur belum lama ini, menjadi penyemangat bagi pemerintah dan masyarakat Kota Manado untuk menjaga kelestarian Taman Laut Bunaken.

“Kita patut berbangga karena bisa mendapatkan penghargaan dua kategori yaitu sebagai Kota terbaik, dan kota potensial kategori infrastruktrur, maka dari itu dengan dicanangkan lintas bawah air menjadi destinasi wisata baru bagi para penyelam di pantai Malalayang ada spot baru yang bisa dijual. Karena ini pencanangan gerakan, maka tidak berhenti pada hari ini, setiap hari Pemerintah dengan melibatkan masyarakat, dan pihak terkait akan selalu melakukan bersih-bersih, mulai dari pantai Malalayang sampai ke Bunaken,” tegasnya.

Salah satunya dengan mengaktifkan Komdas (Komunitas Daerah Aliran Sungai) yang disebar dari Malalayang sampai Tongkaina. “Kawasan itu harus dibersihkan setiap hari, juga akan dilakukan penegakan hukum bagi yang buang sampah sembarangan langsung ditindak, jikalau kedapatan tangkap tangan langsung didenda ataupun diadili. Mari ajak anak-anak kita mencintai lingkungan, bersihkan pantai Manado dan sungai-sungainya,” ujar Wali Kota GSVL.

Kapolda Sulut dan istri tercinta bersama Wali Kota GSVL (Foto Ist)

Wali Kota juga menyampaikan niatnya untuk mengajak anak-anak sekolah untuk ikut membersihkan sampah di pesisir pantai setiap minggu.,

“Kita akan ajak anak-anak sekolah agar setiap minggu mereka ke pantai untuk bersih-bersih mengangkat sampah. Sehingga diharapkan ide Coral Day di Indonesia dapat dimulai dari kota Manado,” tutur Wali Kota Manado dua periode ini.

Lain halnya yang disampaikan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen. Pol. Drs. Bambang Waskito memuji keindahan Taman Laut Bunaken.

“Bunaken itu daya tarik luar biasa, kita harus bisa menyuguhkan laut yang indah dan penuh potensi. Saya berasal dari keluarga penyelam, saya bersama isteri sangat suka menyelam, saya suka bawa tas plastik dan angkat sampah yang dibawah laut, sangat disayangkan bawah laut kotor, jadi saya sangat mendukung penegakan hukum yang buang sampah dan mengotori laut. Jangan sampai laut kita tercemar dan coral kita rusak sehingga anak cucu kita tidak merasakan indahnya Taman Laut Bunaken. Saya pikir Tuhan menciptakan Manado dengan tersenyum. Banyak yang indah-indah disini,” ujar Waskito.

Lanjut Kapolda Sulut ini mengajak semua pihak untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak mengotori laut dan membuang sampah sembarangan. Ide buat jalur di bawah laut dengan mobil atau motor bekas dengan rambu-rambu lalu lintas sungguh bagus.

“Wali Kota Manado cerdas dan hebat, saya bergaul dengan Walikota Manado ide saya keluar,” tuturnya sambil tersenyum.

Setelah itu dilakukan penyerahan alat-alat pembuatan lalu lintas bawah air oleh Wali Kota Manado kepada para penyelam yang akan dibawa ke lokasi yang telan ditentukan untuk dipasang, kata Kapolda didampingi istri yang juga Ketua Bhayangkari Polda Sulut Ny Ruthy Bambang Waskito. Terpantau Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya bersama tim, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Manado Drs Rum Dj Usulu, para Asisten, Staf ahli, kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah, serta para pecinta Taman Laut Bunaken.(*/TimST)

Bupati Tetty Paruntu Terima Penghargaan dari Ketua BPMS GMIM

Tetty Paruntu bersama Gubernur Sulut ketika meniup Lilin Ulang Tahun (Foto Suluttoday.com)

AMURANG, Suluttoday.com -Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany E Paruntu SE menghadiri HUT GMIM bersinode ke 83 tahun.Pada kesempatan itu Bupati minsel CEP juga mengucapkan terima kasih nya atas kepercayaan dari Sinode GMIM, dimana Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bisa dipercayakan menjadi tuan rumah dua kegiatan sinodal, HUT PI & PK Saat Ini HUT GMIM Bersinode yang ke-83, dimana Bupati Christiany E Paruntu (CEP).

Dipercayakan sebagai ketua umum kedua acara sinodal ini, sekaligus kabupaten Minsel boleh dipercayakan menjadi tuan rumah kegiatan HAPSA P / KB GMIM yang dilaksanakan di Wilayah Tompasobaru satu, pada beberapa bulan yang lalu. Peringatan Hari Ulang Tahun GMIM Bersinode ini di pusatkan di lapangan Pondang wilayah Amurang serta dihadiri ribuan warga jemaat se sinode GMIM.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada Sinode GMIM yang telah mempercayakan Kabupaten Minahasa Selatan menjadi tuan rumah kegiatan Sinodeel HUT PI dan PK, dan HUT GMIM Bersinode, dimana saya menjadi Ketua Umum kedua kegiatan sinodal ini,” ucap Tetty sapaan akrap Bupati Minsel ini.

Pada kegiata itu Bupati Tetty Paruntu, menerima penghargaan dari ketua sinode GMIM Pdt HWB Sumakul, sebagai tanda ucapan terima kasih, atas kerja sama atas pelaksanaan dua kegiatan akbar dari Sinode GMIM di wilayah kabupaten Minahasa Selatan boleh berjalan dan terlaksana dengan baik.

Diketahui ibadah Agung ini dipimpin oleh khadim Ketua Sinode GMIM Pdt HWB Sumakul STh, dengan pembacaan Alkitab dalam Kitab Matius 5: 13-16, dalam khotbahnya Sumakul mengatakan bahwa kita menjadi garam dan terang dunia, jadi garam berarti jadi berguna bagi orang lain, dan yang bisa menerangi orang lain. Selain itu, sebentar lagi GMIM akan tampil pemilihan pelayan khusus, untuk itu dia menghimbau agar sebagai warga GMIM marilah kita mensukseskan pelaksanaan pemililhan pelsus tersebut.

Tetty Paruntu bersama Gubernur Sulut ketika meniup Lilin Ulang Tahun (Foto Suluttoday.com)

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE yang turut hadir dalam Ibadah Agung ini dalam sambutannya mengajak warga GMIM untuk beradamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama dan berdamai dengan lingkungan. Semoga GMIM akan menjadi gereja yang global, yang ikut serta menunjang pembangunan Sumber daya Manusia di Sulawesi Utara. Turut hadir dalam kegiatan Ibadah Agung ini, Jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, jajaran Forkopimda Minahasa Selatan, Wakil Bupati Minsel Franky D Wongkar SH, Kapolres dan Wakapolres Minsel, wakil Bupati Minahasa Utara, Komisi Bipra BPMS, para pendeta-pendeta, dan ribuan jemaat GMIM yang datang dari seantero Sulawesi Utara. (Friska)

iklan1