LAK LMI, LAKRI dan LBH LMI Sepakat Mengawal Kasus Pemecah Ombak di Minut

Pdt Hanny Pantouw, STh bersama rekan-rekan aktivis usai melakukan pertemuan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian dan perhatian pada penegakan hukum di daerah Sulawesi Utara (Sulut) juga tak luput dari perhatian aktivis Lembaha Swadaya Masyarakat (LSM), diantaranya seperti yang dilakukan Lembaga Anti Korupsi Laskar Manguni Indonesia (LAK LMI), Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) Sulut, dan Lembaga Bantuan Hukum Laskar Manguni Indonesia (LBH LMI). Hal itu disampaikan pada, Sabtu (11/11/2017) disaat rapat bersama LAKRI dan LAK LMI Sulut.

Saat diwawancarai, Tonaas Wangko Pdt Hanny Pantouw, STh yang didampingi sejumlah aktivis seperti Moning Mamengko, S.IP, Maxi Malonda, Michael ‘Patz’ Lantu, Wens Alexander, Arthur Mumu, serta sejumlah aktivis lainnya, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengawal kasus hukum di Sulut, terutama dugaan kasus proyek Pemecah Ombak di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

”Kami sudah sepakat akan mendorong semua kasus yang merugikan uang negara, dalam kaitan ini LAK LMI, LAKRI, dan LBH LMI menyikapi Proyek Pemecah Ombak di Minahasa Utara berbandrol sekitar 15 Miliar yang diduga kuat belum terungkap tuntas dan saat ini sedang ditangani Kejati Sulut saat ini,” ujar Pantouw.

Disampaikannya lagi, pelaksanaan proyek yang terindikasi menyalahi prosedur yang semestinya dilaksanakan. Bahkan, berdasarkan hasil investigas LAK LMI, LAKRI dan LBH LMI pihaknya mendukung untuk kasus ini terus dituntaskan pihak penegak hukum. Pihaknya medesak agar aktor intelektual dibalik adanya kerugian negara diungkap secara terang-benderang.

”Diduga pelaksanaan proyek ini tidak melalui Tender dan diduga merugikan keuangan Negara sekitar 8,8 M. Hasil pertemuan siang ini, LAK LMI dan LAKRI beserta LBH LMI mendesak dan mendukung Kajati Sulut untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi ini. Kami berkomitmen untuk mengawal secara penuh sampai kasus ini agar tuntas, serta mengungkap siapa aktor intelektual dibalik kasus ini,‘ ujar Pantouw. (*/Amas)

iklan1
iklan1
iklan1