Jaga Stabilitas Politik di Talaud, JIM TINDI Ingatkan Tim Otda Bekerja Independen

Sonni Sumarsono dan Jim R Tindi (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Merespon pernyataan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Soni Sumarsono, Selasa (5/12/2017) terkait akan diturunkannya tim verifikasi ke Kabupaten Talaud Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Jim R Tindi, aktivis Sulut asal Kepulauan Talaud mengingatkan Kemendagri.

Menurut Tindi, sikap Kemendagri yang tidak lain adalah menindaklanjuti terkait teguran Gubernur Sulut, Olly Dondokambey terhadap Bupati Talaud, Sri Wahyuni Manalip yang dikabarkan melakukan kunjungan ke Luar Negeri tanpa mengikuti aturan yang berlangsung harusnya bersifat melahirkan solusi. Tidak kemudian melahirkan potensi konflik dan persoalan baru di Kabupaten Talaud.

”Saya mengingatkan tim Otda bisa independen dan objektif, mengingat Talaud adalah Daerah Perbatasan yang sekarang sedang menghadapi Pemilihan Kepala Daerah. Jangan Keputusan ini di jadikan Kuda ‘Troya’ oleh kelompok politik tertentu, Kementerian Dalam Negeri silahkan hadir memberi solusi bukan menjadi pemicu bersoalan dikemudian hari,” ujar Tindi, Selasa (5/12/2017) malam ini.

Lanjut disampaikannya, bila kemudian atas kehadiran tim verifikasi yang diutus Kementerian Dalam Negeri dalam menjalankan tugasnya terkesan berpihak atau menjalankan pesanan politik, maka pihaknya tak segan-segan melakukan perlawanan. Bahkan, Tindi meminta Mendagri dan Gubernur Sulut bertanggungjawab.

”Saya dengan tegas mengatakan jika terjadi konflik, maka saya meminta pertanggungjawaban Gubernur dan Mendagri, jangan berani main-main di Kabupaten Talaud. Apalagi, sikap ini kemudian terindikasi bermuatan politik yang berakibat meresahkan atau menyengsarakan masyarakat Talaud,” tutur Tindi menutup. (Amas)

iklan1
iklan1
iklan1