Ketua DPRD Sulut: Kebebasan Politik Papua di Manado Jangan Diboncengi

Gerakan Papua Merdeka (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dilakukannya aksi politik Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang menggelar perayaan HUT Ke-56 Papua Merdeka di Asrama Cenderawasi Kota Manado Sulawesi Utara (Sulut) mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

“Saya kira agenda politik yang selama ini diperjuangkan aktivis Papua di Manado untuk kesejahteraan Rakyat Papua kami dukung, tapi jangan diboncengi agenda untuk merdeka. Itu tidak benar dan melanggar hukum,” ujar Angouw kepada sejumlah wartawan.

Angouw juga mengatakan, Presiden saat ini justru memprioritaskan agenda pengentasan kemiskinan, kebodohan dengan terus membangun infrastruktur di wilayah tersebut. Sedangkan untuk kesehatan juga terus menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah, jadi hal tersebut perlu diketahui oleh masyarakat maupun mahasiswa Papua yang di Manado.

“Saya minta ade-ade Papua yang sedang melakukan studi di kota Manado, untuk tidak ikut ikutan dengan agenda politik kemerdekaan oleh sejumlah aktivis yang tidak bertanggung jawab, janganlah memancing reaksi masyarakat Sulut. Karena dengan tegas diwilayah Nyiur Melambai akan terus setia terhadap UUD’45, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, ” tegas Angouw.

Politisi PDIP Sulut ini juga menghimbau kepada Rektor PTN/PTS untuk dapat memantau dan mengedukasi Mahasiswa Papua terutama soal nilai-nilai wawasan Kebangsaan. Sekedar sering kedapatan mahasiswa Papua dalam menggelar aktivitas politiknya selama ini di Manado dengan menggelar sejumlah unjuk rasa damai menuntut kesejahteraan bagi masyarakat tak jarang diboncengi dengan isue menuntut kemerdekaan dengan turut mengenakan simbol simbol bintang kejora. (*/TimST)

iklan1
iklan1
iklan1