Wakili JACKSON, KERAP Berikan Materi Pendidikan Kepemimpinan Pemuda

Octavianus F Kerap saat memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kepemimpinan Pemuda tahun 2017, pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas, Rabu (6/12/2017) bertempat di Hotel Tountemboan Kota Manado mengundang Ketua DPD KNPI Sulawesi Utara, Jackson A.W. Kumaat yang diwakili Wakil Ketua DPD KNPI Sulut, Octavianus F. Kerap.

Tampil memukau sebagai narasumber, Bung Edos begitu Kerap akrab disapa membakar semangat dan kesadaran pemuda Sulawesi Utara terutama terkait pentingnya melahirkan karakter kepemimpinan. Bung Edos memberikan pesan bahwa perlunya pemuda menjalankan tanggungjawab sosialnya, menjaga stabilitas sosial, merawat kerukunan, menjadi agen terdepan dan duta-duta perdamaian di tengah masyarakat.

”Peran pemuda begitu pentingnya, sehingga diperlukan kepeloporan dan kepemimpinan pemuda. Hal itulah, maka DPD KNPI Sulawesi Utara yang dipimpin Bung Jackson Kumaat tidak pernah berhenti mendorong serta membina kaum muda agar tumbuh menjaga semangat-semangat perjuangan, bersinergi dengan pemerintah, tampil sebagai pemersatu, pemberi solusi, tidak pasif ditengah interaksi sosialnya. Pemuda harus menjadi agen pembaharuan dan duta-duta perdamaian, untuk kebutuhan tersebut diperlukan kepemimpinan,” ucap Bung Edos dihadapan ratusan peserta dari perwakilan pemuda Kabupaten/Kota se-Sulut tersebut.

Bung Edos juga mengajak pemuda mengerti akan perannya, menjadi bagian penting dalam mewujudkan partisipasi pembangunan. Pemuda didesak untuk melawan beragam isu-isu yang berpotensi memecah-belah kerukunan, seperti isu gerakan radikalisme dan separatisme. Selain itu, aktivis muda yang dikenal vokal ini mengharapkan agar pemuda terus kokoh menjaga idealisme, merawat karakter kepemimpinannya, menjaga nilai-nilai etika dan moral.

”Karakteristik pemuda sebagai agen perubahan sosial patut kita tunjukkan, karena kalau kita merespon realitas hari ini, hampir dimana-mana sering muncul isu yang memecah-belah persatuan, kerukunan dan kebersamaan kita sebagai anak bangsa. Disinilah pemuda lahir dengan gagasan konstruktif, pemuda selain menjaga idealisme harus berfikir pluralis, dengan konsisten menjaga nilai-nilai universal seperti keadilan, etika, kebersamaan dan patuh pada konstitusi negara tentunya. Kita harus menjadi panutan, terutama untuk diri sendiri serta lingkungan sekitar,” ujar Bung Edos tegas. (Amas)

iklan1
iklan1
iklan1