“Sunday Speaks” Komunitas Study Alternative Laksanakan Diskusi di Gudang Imaji

Foto bersama setelah diskusi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Komunitas “Study alternative” mengadakan diskusi santai dengan istilah “Sunday Speaks”, kegiatan berdiskusi ini sebelumnya bertempatan di Kedai Kopi Shaad. Tema acara kali ini mengangkat “Riwayat Singkat Masyarakat Manusia” dengan hadir kiranya 30 peserta dari berbagai kalangan bertepatan di Kedai Kopi Gudang Imaji, Jalan Boulevard Samping Bank Sinarmas, 16.00 WITA, Minggu (24/12/2017).

“Pembahasan kali ini sangat bagus karena kita bisa mengenal bagaimana masayarakat dulu berkembang menjadi masyarat sekarang.” ujarnya Rian Muda sebagai peserta.

Selain itu, Muhammad Iqbal Suma selaku pembicara acara ini mengatakan bahwa disaat membicarakan histori tentang manusia, maka hal itu tidak bisa dilepas dari pengaruh lingkungan dimana manusia tersebut ada.

“Ketika kita bicara soal riwayat masyarakat manusia kita punya pengetahuan bahwa ternyata kehidupan dan masa depan kita terbentuk oleh bagaimana kita memperlakukan lingkungan. Dengan ada disikusi ini saya harap kawan-kawan bisa memahami bahwa lingkungan penting untuk menjaga kelangsungan hidup kita,” ungkapnya.

Untuk diketahui, diskusi merupakan suatu kegiatan dimana beberapa orang dapat saling bertukar pendapat dan pemikiran mengenai suatu hal. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan balai Pustaka (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan: 1990) memiliki arti “pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah”.

Diskusi berjalan interaktif antara pembicara dengan peserta. Betapa pentingnya ruang diskusi seperti ini, kata Munazar Rafanjani, salah satu anggota komunitas Study Alternative merupakan bagian dari penguatan posisi generasi saat ini untuk menentukan posisinya dimasa yang akan datang.

“Diskusi seperti ini penting bagi anak muda khususnya generasi yang akan menjadi penerus bangsa karena dilihat sekarang banyak anak muda manfaatkan kedai kopi sebagai tempat bermain game dan tempat berkumpul tanpa melakukan sesuatu yang penting. Oleh karena itu kami dari komunitas Study Alternative membuat diskusi di rumah kopi,” ucap Munazar.

Lanjut ditambahkan diskusi ini perlu dilaksanakan secara massif untuk merawat budaya intelektual diantaranya dengan melakukan diskusi, kegiatan ini sangat positif.

”Karena hanya lewat ruang diskusi kita bisa bertukar pikiran dan menambah pemahaman, terlebih tema yang dibahas sangatlah menarik, semoga kegiatan seperti ini menjadi suatu rutinitas dikalangan kelompok muda,” ujar Krisdianto Pranoto selaku pemandu acara. (*/Rsf)

iklan1
iklan1