AGAR KANVASMU TERUS BERKISAH

Sony Lengkong (Foto Suluttoday.com)

seperti penyair mewakafkan hari-harinya

melewatkan peluang menulis ribuan larik puisi

demi mekar senyum kekasih

ikhlasmu menghantar kisah ayam jago,

kuda bendi, sapi ban, kabasaran, waruga, dan

bunga-bunga terus abadi meski tanpa kuas

di ujung jemari dan telapak tanganmu

 

aku ingin berlibur di dadamu tiap hari

berenang dalam cekung palet dan sisa cat

membercaki helai-helai rambut ikalmu

di situ mengalir sungai-sungai

masing-masing tak lagi punya nama

 

goresan dan jejakmu kelak memburam

barangkali tersapu deras airmata

sebab gempa tetaplah gempa bisa menimpa

bumi juga hati

 

tidurlah dalam damaiNya di atas segala warna

dan bingkaimu serupa dunia paling senyap

menyimpan remuk pilu kisah lampau para petani

peluh bercampur keriangan musim panen

lenyap ditelan haus tengkulak yang melampaui

ganas debu vulkanik dari puncak lokon

menelan berhektar-hektar ladang cinta disemai

kelak kukirim doa bersama desir angin mejagamu

dengan belai lembutnya

agar kanvasmu terus kisahkan temaram

segenap mozaik dari butir mimpi bahagia

dan sayatan-sayatan kerisauan

lebur dalam sepenggal sejarah

 

Jamal Rahman Iroth, 30/12/2017.

*mengenang pelukis Sony Lengkong, maestro seni lukis ekspresionis dari Sulawesi Utara.

iklan1
iklan1
iklan1
iklan1
iklan1
iklan1
iklan1
iklan1