Warga Teriak Kekurangan Air Bersih, Dinas Terkait Tak Peduli

Radey Hartje Ransulangi (FOTO Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Intensitas hujan yang sangat tinggi beberapa hari yang lalu di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel),selain mengakibatkan bencana banjir yang sempat melanda di beberapa titik, tanah longsorpun menimpa berbagai wilayah di kabupaten ini.

Desa Radei Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa selatan, saluran pipa penghantar air bersih menuju tiga desa yang ada di kecamatan Tenga tersebut tertimpah longsoran material tanah saat itu, diantaranya; Desa Paku Ure, Desa Tenga dan Desa Radey.

Akibat nya pipa penghubung saluran air bersih ke tiga desa peca tak beraturan. Berkenaan dengan peristiwa itu, pemerintah desa (Pemdes) ke tiga desa bersama masyarakat bahu membahu langsung berupaya membenahi kerusakan yang ada dengan peralatan serta anggaran apa adanya.

“Diharapkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui dinas terkait yakni,Badan BPBD,Dinas PU,Dirut PDAM agar dapat membantu meringanka.beban masyarakat untuk membenahi secara permanen saluran air yang terkena dampak bencana di wilayah kami,” ungkap Hukumtua Desa Radey Hartje Ransulangi kepada pada Suluttoday.com, Selasa (20/02).

Dijelaskan Ransulangi,saluran air yang rusak akibat bencana sudah kita benahi tapi itu hanya bersifat sementara karena kerusakan nya benar – benar parah.

”Peristiwa ini sudah kita laporkan ke pihak dinas PU, serta BPBD tapi sampai saat ini belum di tanggapi,” pungkas Hukumtua Radey Hartje Ransulangi. (FRISKA)

iklan1
iklan1
iklan1