MEMBACA CARA ARAB EKSISTENSI “BUDO TOLIANG”

Bupati Vonny bersama aktivis LMI (FOTO Ist)

Oleh : Maemossa

MINUT, Suluttoday.com – Tonaas Laskar Manguni Indonesia (LMI) Kabupaten Minahasa, sepertinya punya komitmen tertentu menjaga stabilitas dan kenyamanan daerah.

Barangkali kesadaran penuh Tonaas Noldy alias Budo Toliang Oki yang memberanikan diri merapat ke Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP), tersirat makna yang cukup besar dari semua kisruh yang tengah menjalar. Lepas dari tudingan miring atau klaim minor terobosan berani Tonaas LMI Minahasa masuk ke kubu Vonnie. Namun perlu diyakini ada niat baik di balik dari sikap kontroversial atas kehadirannya ini patut diberi jumpol.

Mari coba melepas pro-kontra Budo Toliang sebagai penggembosan infiltrasi dari kubu Tonaas Wangko LMI yang kian keras itu. Tetapi mari kita membaca fakta-fakta dgn cara tulisan Arab,- atau membaca terbalik dari belakang, bahwa fakta adanya kasus Pemecah Ombak yang diberondong Ormas LMI hingga ke Kejagung dan KPK, barangkali

Tonaas Budo Toliang akan bersikap, percayakan saja kepada kompetensi penegak hukum. Dia juga akan berpikir, Vonnie salah satu aset daerah yg patut dijaga keberadaannya. Memang kerling Budo Toliang akan sedikit membuat Ormas LMI berkerut dahi, busyeeet.

Tetapi saya positif thinking, bahwa Budo Toliang secara pribadi bukan sekadar bocah yang mudah disusupkan ke kubuh lain. Sejatinya yang patut diacungi jempol, sikap terbuka Bupati Vonnie yang mau menerima dengan tulus Tonaas Budo Toliang berdampingan.

Eksistensi dari semua itu, setidaknya masalah terminimais, atau kecurigaan yang harus diwaspadai para Waraney Tonsea berangsur kurang melihat dari sikap negarawan sang Bupati Vonnie.[***]

iklan1
iklan1
iklan1