Seleksi Calon Paskibraka Lahirkan ‘Teka-Teki’, Wali Kota Manado Diminta Turun Tangan

Iwan Moniaga (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Proses seleksi calon Paskibraka (Capas) di Kota Manado tahun 2018 telah berlangsung dan melahirkan melewati beberapa tahapan. Walau begitu, ada sejumlah ‘pesoalan’ masih tersisa dan dianggap janggal. Hal inilah yang membuat purna Paskibraka angkat bicara, salah satunya seperti yang disampaikan Iwan Moniaga, S.IP.

”Seleksi Paski itu dari tahun ke tahun kita punya pedoman, dan rujukan aturan. Tidak sembarangan, itulah yang membuat kualitas para Paski benar-benar profesional, tidak ada main-main koneksi atau tendensi kepentingan tertentu. Tapi ironisnya, sekarang ada indikasi aturan diabaikan,” ujar Iwan yang menambahkan bahwa Wali Kota Manado perlu mengevaluasi kinerja Dispora Manado.

Disampaikannya, adanya dugaan pelanggaran itu dimulai dari tahapan seleksi. Itu menjadi pertimbangan untuk perlu diusulkan agar panitia mempertimbangkan kembali hasil-hasil seleksi Paski yang dikantongi saat ini.

‘Iya memang sudah ada laporan beragam yang kami juga terima. Dimana ada tahapan yang menurut saya perlu diluruskan dan ditinjau kembali,” ujar Iwan jebolan aktivis GMNI Manado ini.

Ditambahkannya lagi bahwa terdapat sejumlah capas yang diloloskan tidak memenuhi kriteria. Dengan gamblang, Moniaga menyebut, terdapat capas yang lolos, tidak paham tentang wawasan kebangsaan.

”Terkesan ‘ditutupi’ proses seleksi Paskibrakan Manado kali ini. Keanehan itu seperti terlihat, dimana ada seorang paskibraka yang bertugas untuk membawa bendera kebangsaan tidak paham soal wawasan kebangsaan,” ujar Moniaga.

Selaku mantan Paskibraka, kata Iwan sebaiknya Paski itu menguasai peraturan baris-berbaris. Bukan membawa kesan seperti seleksi Paski itu gampang saja dan tanpa proses yang selektif.

”Ada yang melipat dan bentang bendera tidak tahu, masih saja diloloskan. Pada dasarnya memang semua berpulang menjadi Paski, tapi prosesnya harus benar serta transparan. Dinas yang menaungi ini juga harus bertanggung jawab,” tutur Iwan menutup. (*/Jel)

iklan1
iklan1
iklan1