Sejumlah BPD Datangi kantor DPRD Boalemo

Para anggota BPD diterima anggota DPRD Boalemo (FOTO Suluttoday.com)

GORONTALO, Suluttoday.com – Keberangkatan 82 kepala desa se-kabupaten Boalemo provinsi Gorontalo keluar daerah akhirnya jadi polemik, beberapa Badan Pemerintaha Desa (BPD) se-kabupaten Boalemo lewat BPD desa tutulo kecamatan Botumoito Suhardi Abdjul mendatangi DPRD kabupaten Boalemo untuk mempertanyakan anggaran yang digunakan kepala desa untuk keluar daerah, Senin (09/04/2018).

Lanjut Abdjul, BPD bagian yang tak terpisahkan dalam pemerintahan desa karena masih banyak desa yang belum menyelesaikan APBDES, dan kami tak mempersoalkan keberangkatan tetapi paling tidak kami juga memiliki hak yang sama dalam desa.

Kedatangan perwakilan BPD diterima oleh anggota Komisi I DPRD kabupaten Boalemo lewat ketuanya Sandi Taliki dalam rapat dengar pendapat mengatakan, DPRD hanya lembaga yang menampung setiap aspirasi masyarakat termasuk apa yang disampaikan oleh perwakilan BPD berkaitan keberangkatan kepala desa keluar daerah yang masing-masing desa mengalokasikan anggaran Rp. 30 juta secara pariatif setiap desa.

Sementara itu kepala dinas sosial dan pemberdayaan desa Delfi Yusuf menjelaskan, dinas kami tak memiliki kewenangan dalam penggaran keberangkatan kepala desa tetapi itu bagian dari kewenangan kepala desa. Jadi keberangkatan kepala desa tanggal 10 April 2018 mengunjungi desa ponggo semata-mata memakai anggaran dari desa, dan kami tak bisa memaksakan juga untuk mengikutkan BPD dalam perjalanan dinas karena nantinya akan bermasalah.

Untuk itu dari anggaran yang sudah dialokasi dimasing-masing desa, kedepan sisa dari alokasi anggaran perjalanan dinas harus dibahas kembali peruntukannya dan juga sudah saatnya BPD harus memiliki wadah/organisasi supaya setiap masalah akan diselesaikan terlebih dahulu dalam wadah tersebut. (Robby).

iklan1
iklan1