Peringati Hari KARTINI, HMI Cabang Manado Gelar Dialog Peran Perempuan

Narasumber saat memaparkan materi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Rabu (25/4/2018), dalam rangka memperingatan Hari Kartini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado menggelar dialog publik dengan tema: ”Membumikan Spirit Kartini untuk Perempuan Masa Kini dan Masa Depan”. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dan dihadiri sejumlah perwakilan pengurus organisasi kemahasiswaan dan aktivis perempuan di Kota Manado.

Foto bersama narasumber, DPD KNPI Manado dan penyelenggara kegiatan (FOTO Ist)

Dalog Publik yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini selain dihadiri aktivis Cipayung, oran Paguyuban juga dihadiri DPD KNPI Manado. Melalui sambutan pembukaan, Ketua Umum HMI Cabang Cabang Manado, Sahlan Abarang menyampaikan berharap dialog tersebut memberi dampak positif terhadap eksistensi perempuan di Kota Manado.

”Semoga dengan adanya dialog publik hari ini dapat menumbuhkan jiwa kartini dalam meningkatkan kualitas perempuan masa kini dan masa depan untuk dapat memposisikan strategi khusus di berbagai bidang pekerjaan, sebagai contoh para narasumber kita pada hari ini adalah wanita-wanita hebat,” ujar Sahlan.

Berlangsungnya pembukaan dialog publik (FOTO Ist)

Untuk diketahui, para narasumber yang hadir diantaranya Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unsrat Manado, Prof. Dr. Feti Fatimah M,Si dan Sekretaris Dinas P3A Kota Manado, Pingkan F. F Matindas S.Spi

”Jadi kiranya kita dapat berterima kasih kepada Kartini sebagai pejuang Kaum Perempuan. Kartini juga tidak sepenuhnya memposisikan kaum perempuan pada dirinya tetapi juga pada posisi kita semua Laki-laki maupun perempuan,” kata Feti.

Akrab antara aktivis perempuan di Manado dan narasumber (FOTO Ist)

Selain itu, Sekretaris P3A Manado pada paparanya menyentil soal adaptasi perempuan di era milenial yang penuh dengan tantangan. Menurutnya meningkatkan kapasitas dan intelektualitas menjadi suatu pilihan keharusan bagi perempuan agar tidak tertinggal dalam kompetisi. (*/Fan)

iklan1
iklan1