Tak Terima Gaji 4 Bulan, Guru THL Minut Mengadu ke DPRD

Anggota Komisi D DPRD Minut saat hearing (FOTO Ist)

MINUT, Suluttoday.com – Memang sangat menyedihkan Oemar Bakri tenaga pendidik khususnya yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) atau honorer yang ada di Minahasa Utara (Minut) terabaikan.

Meski kabarnya telah tertata dalam APBD 2018 terkait tunjangan bulanan, namun hingga kini hak mereka memasuki triwulan kedua tak kunjung tiba di rekening mereka. Kepada wartawan, sejumlah guru THL mengeluh. Beban biaya hidup pun jadi persoalan. Pemerintah lewat Dinas Pendidikan dinilai kerap mengabaikan kepentingan mereka.

“Torang so kesulitan. Biaya ekonomi tinggi tali torang pe hak belum torang terima sampe sekarang so empat bulan (Januari, Februari, Maret, April red) memasuki lima bulan,” keluh sejumlah guru THL Minut yang enggan namanya ditulis.

Para guru THL berharap Pemkab Minut merespon dan meminta DPRD merespon keluhan mereka karena wakil rakyat menjadi tempat para guru honor ini bermohon diperjuangkan kepentingan mereka itu. Akan hal ini, Ketua Komisi I DPRD Minut Stendy S Rondonuwu SE meminta Pemkab Minut segeranya mencairkan hak guru THL.

“Hak guru jangan ditahan. Ini soal kehidupan mereka. Kami meminta Pemkab lewat Dinas terkait menjelaskan persoalan tertahannya realisasi honor THL,” ujar Rondonuwu.

Salah satu THL saat menyampaikan keluhannya (FOTO Ist)

Terkait ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan Minut Alpret Pusungulaa yang dimintai konfirmasinya mengatakan masih akan mengecek soal anggaran honor THL mengingat dirinya yang masih baru menjabat sebagai Plt Kepala Dinas.

“Saya akan cek dulu. Saya masih baru. Pasti itu berproses,” jawabnya singkat belum lama ini.

Diketahui, pada penganggaran APBD-Perubahan 2017, ada sekitar 600-an guru THL yang dibiayai Pemkab per bulannya dan diharapkan bersabar.(Eman)

iklan1
iklan1