Lakukan Pemotongan THR, ASN Pertanyakan Bank SulutGo di Medsos

Status Facebook dari Fadhly Kasim (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selain menyampaikan protes melalui media sosial (Medsos) Facebook, manajemen Bank SulutGo (Sulut-Gorontalo) menuai sorotan jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Sebut salah satunya seperti yang disampaikan Fadly Kasim, SH, Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah Kota Manado juga menyampaikan keberatannya atas pemotongan Tunjangan Hari Raya (THR) ke media massa.

”Bank Sulut melakukan pemotongan ilegal terhadap THR atau Gaji ke 14 para ASN Pemkot Manado. Sebagaimana diketehui bahwa pemerintah telah mengeluarkan Perpres pemberian gaji dan tunjangan kinerja 13 dan 14 untuk para ASN yang sesuai dengan besaran yang telah ditentukan,” ujar Adhy sapaan akrab Kasim, Kamis (7/6/2018).

Sedangkan pihaknya, kata Adhy yang juga Sekretaris Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) itu, sebagai debitur dalam perjanjian kredit dengan pihak Bank SulutGo hanya akan dilakukan pemotongan untuk 12 bulan berjalan. Itu sebabnya, dikatakannya untuk gaji 13 dan 14 tidak termasuk untuk dipotong dalam perjanjian kredit tersebut.

”Apalagi maksud pemerintah pusat memberikan gaji 13 dan 14 itu untuk tunjangan hari raya dan pembiayaan sekolah. oleh sebab itu kami sangat keberatan dengan pemotongan yang dilakukan oleh pihak Bank SulutGo tersebut, dan saya akan mengajak para ASN yang merasa dirugikan oleh pihak Bank tersebut untuk sama-sama melaporkan ke Ombudsman dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara,” tegas Adhy.

Bila perlu, ditambahkannya, akan ada rencana pengajuan gugatan kepada Bank SulutGo. Hal tersebut menurutnya tidak bisa dibiarkan, karena akan terjadi di tahun-tahun kedepannya. ”Kami meminta dengan hormat juga kepada Bapak Wali Kota Manado sebagai pemegang saham di Bank SulutGo agar dapat memperhatikan nasib para ASN Pemkot Manado yang telah di Dzolimi oleh pihak Bank tersebut,” ucap Adhy, kekesalan itu juga disampaikan melalui ‘sindiran’ Adhy ke akun Facebook miliknya. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1