Archive for: Juni 2018

GUBERNUR SULUT Harap Unsrat Lebih Maju dan Hasilkan Lulusan Berkualitas

Rektor Unsrat saat dilantik (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengharapkan Universitas Samratulangi dapat menjadi Universitas yang maju dan menghasilkan lulusan berkualitas terbaik di Sulut. Harapan tersebut disampaikan Gubernur saat selesai mengikuti pelantikan Rektor Unsrat Prof Dr Ir Joan Ellen Kumaat MSc DEA periode 2018-2022, oleh Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Riset Dikti) Mohamad Nasir, yang dilaksanakan Kamis, (28/06/2018) di Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruang Tinggi, Jakarta.

Secara Pribadi dan mewakili Pemerintah Gubernur menyampaikan selamat dan Sukses dengan dilantiknya Prof. Ellen Kumaat sebagai Rektor Unsrat. Unsrat telah melaksanakan pemilihan rektor secara demokratis. Dengan dilantiknya Prof. Ellen untuk kedua kalinya sebagai pimpinan Unsrat, Gubernur Olly berharap Rektor bisa melakukan berbagai inovasi membesarkan nama Universitas, lalukan terobosan, serta terus bersinergi dengan pemerintah memberikan ide dan masukan dalam membangun daerah.

Gubernur bangga dengan Unsrat sebagai Kampus ternama Sulawesi ini, memiliki kualitas yang sudah teruji. Meskpun demikian kualitas ini harus terus ditingkatkan agar Unsrat menjadi yang terdepan Perguruan Tinggi Negeri di kawasan Indonesia Timur. Gubernur juga berjanji akan memberikan bantuan bagi para mahasiswa yang lulusan terbaik Unsrat yang ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri.(Cat)

Selamat Datang Gubernur Baru Malut, AHM-Rivai Pemenang

Hasil hitungan cepat KPU (FOTO Suluttoday.com)

MELEWATI proses yang panjang dimana kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Maluku Utara (Malut) tanggal 27 Juni 2018 sebagai entitas penting yang tercatat dalam lembar sejarah pembangunan daerah yang dikenal dengan sebutan Jazirah Al-Mulk (Negeri Para Raja) ini. Berbagai dinamika dilalui, suka duka hingga senyum bahagia terpancar dari para calon Kepala Daerah Malut, hasilnya masing-masing relatif menggembirakan.

Berdasarkan hasil hitungan cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Portal Publikasi Pilkada dan Pemilu Indonesia yakni Info Pemilu KPU. Untuk Pilgub Maluku Utara, posisi Ahmad Hidayat Mus (AHM)-Rivai Umar Nomor Urut 1 meraih suara terbanyak dengan perolehan 31.82% dari jumlah 2137 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan yang terhitung 2118, berarti sekitar 12 TPS yang belum masuk. Data yang masuk 99.11%, dilain pihak terpancar kegembiraan dan kesedihan dari para tim pemenang saat menyambut hasil sementara tersebut.

Sementara Abdul Gani Kasuba (AGK)-M. Al Yasin Ali menempatkan posisi kedua dengan raihan suara 30.40% suara. Sesuai data tersebut diprediksikan pasangan calon AHM-Rivai akan memenangkan kompetisi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara. Tugas selanjutnya ialah mengingatkan, memproteksi dan mengajak masyarakat mengawal secara bersama-sama sampai pada tahapan perhitungan manual KPU Provinsi Maluku Utara dilaksanakan.

Sebagai wujud sportifitas, ada Paslon yang juga ikut bertarung dalam Pilgub 2018 ini memberikan ucapan selamat kepada AHM-Rivai yang dinilai telah memenagkan Pilgub kali ini. Selain capaian tersebut warga Maluku Utara dihimbau menjaga kondusifitas keamanan agar seluruh rangkaian kerja-kerja penyelenggara Pemilu di Maluku Utara bekerja hingga selesai.

Hasil ini pun dapat ditarik sebagai konklusi sementara, bahwa Provinsi Maluku Utara akan dipimpin Gubernur baru. Kiranya kemenangan Paslin AHM-Rivai menjadi kemenangan masyarakat Maluku Utara secara keseluruhan. Capaian itu diharapkan berjalan paralel dengan kerja-kerja pemimpin daerah ini kedepannya.

Berhenti saling bully, mengadudomba, menjatuhkan antar sama atau mendramatisasi situasi baik di Medsos maupun di dunia nyata. Berikanlah kesempatan kepada KPU agar dapat menyelesaikan kerjanya, jangan ganggu lembaga penyelenggara Pemilu dalam menjalankan kerja-kerjanya. Tunjukkan jati diri kita sebagai masyarakat Maluku Utara yang cerdas, taat aturan dan tidak bersikap mendahului keputusan institusi berkompeten.(***)

 

 

Amas Mahmud
Redaktur Suluttoday.com

GSVL Serahkan Surat Ijin, Pemkot Manado Support RSUP Kandou Terakreditasi Internasional

Wali Kota Manado ketika memberikan arahan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut memberikan dukungan terhadap Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Malalayang Manado agar terakreditasi Internasional. Pemerintah Kota (Pemkot) Manado memfasilitasi tenaga perawat di Sulut untuk mendapatkan Surat Ijin Kerja Perawat (SIKP). Penyerahan SIKP dilakukan, Kamis (28/6/2018).

Kehadiran Vicky Lumentut, disambut Direktur Utama RSUP Prof Kandou dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS bersama jajaran Direksi serta Ketua Tim Akreditasi Joint Commission International (JCI) dr Ivonne Rotty MKes.

Wali Kota Lumentut dalam sambutannya mengatakan Pemkot Manado akan membantu sepenuhnya bagi perawat untuk memiliki SIKP dalam mendukung RSUP Prof Kandou menuju RS terakreditasi internasional.

“Untuk mendukung terobosan Pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandou dalam pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara, terutama Rumah Sakit terakreditasi internasional, pemerintah Kota Manado akan memberikan bantuan bagi perawat dalam mendapatkan SIKP, sehingga layanan kesehatan bisa dirasakan pula oleh para wisatawan yang datang ke daerah ini,” kata Wali Kota Vicky Lumentut, didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Jimmy Rotinsulu SE.

DR GS Vicky Lumentut saat menyerahkan surat ijin (FOTO Ist)

Wali Kota Manado dua periode ini berharap akreditasi layanan medis di Sulut secara internasional merupakan langkah maju dimasa pemerintahan sekarang ini.

“Sejarah pasti mencatat apa yang kita kerjakan sekarang, dimana pertama kali layanan medis kita terakreditasi secara internasional,” ujar GSVL sapaan akrab Lumentut.

Untuk diketahui, Wali kota Vicky Lumentut bersama Dirut RSUP Prof Kandou dr Maxi Rondonuwu DHSM MARS dan jajaran Direksi RSUP Prof Kandou yakni Direktur SDM dan Pendidikan DR dr Jemmy Panelewen SpB, terlihat begitu akrab dalam kegiatDirektur Medik dan Keperawatan dr Celestinus Egya Munthe SpKJ dan Direktur Keuangan Erwin Sutanto SE. (*/Redaks)

TOLAK Ellen Dilantik, Teriakan Usut Dugaan Korupsi Unsrat Menyeruak di Depan Istana Negara

Para massa aksi ketika demo (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Aksi protes mendorong agar dilakukannya pengusutan terhadap dugaan gratifikasi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus dilakukan. Kamis (28/6/2018), bertempat di depan Istana Negara di Jakarta, Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia (GEMAHI) menggelar aksi unjuk rasa dengan menyampaikan sejumlah tuntutan.

Menurut Korlap (Koordinator Lapangan), Tasrif Tausamu massa aksi berkonsentrasi pada demo di depan Istana. Melalui rilis yang disampaikan para pendemo, tuntutan mereka diantaranya batalkan pelantikan Prof Ellen Kumaat selaku Rektor Unsrat terpilih. Dikatakan pendemo, ada dugaan maladministrasi dan cacat hokum, karena dinilai melanggar Peraturan Menristekdikti Nomor 19 tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri.

Hal-hal yang menjadi sorotan para pendemo, diantaranya, Menristekdikti dinilai tidak melaksanakan aturan yang ada. Dimana, seharusnya penelusuran rekam jejak calon Rektor Unsrat dilakukan, namun yang ada tidak dilakukan.

Pendemo menilai, Pasal 8 Ayat 1 (satu) menegaskan poin itu, Menteri melakukan penelusuran rekam jejak calon Pemimpin PTN sebagaimana dimaksud Pasal 7 ayat (6). Ayat 2 (dua); Penelusuran rekam jejak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui koordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan/atau lembaga/instansi pemerintah lainnya.

Ayat 3 (tiga); Dalam hal terdapat calon Pemimpin PTN yang memiliki rekam jejak tidak baik, dilakukan proses penjaringan ulang dan atau penyaringan ulang. Ayat 4 (empat); Calon Pemimpin yang memiliki rekam jejak tidak baik sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak dapat mengikuti proses penjaringan dan penyaringan ulang.

Bagi GEMAHI, rekam Jejak calon Rektor Incumbent Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, Msc.,DEA yang sarat dugaan masalah sebelumnya telah dilaporkan kepada Menristekdikti sejak tanggal 25 April 2018 tapi tidak digubris.

Mengacu pada aturan, Pasal 12; Masa Jabatan Pemimpin PTN / Rektor adalah 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya. Selanjutnya, masa Jabatan Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado Periode 2014 s/d 2018 baru akan berakhir pada 25 Juli 2018.

Sayangnya, pelaksanaan Pelantikan Rektor UNSRAT pada hari ini Kamis, 28 Juni 2018 membuktikan Menristekdikti menghindari gugatan yang telah kami ajukan dan menambah kecurigaan kami bahwa Tahapan Pemilihan Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado sarat dugaan Gratifikasi, yang sangat merusak marwah Pendidikan Tinggi dan mengabaikan Revolusi Mental. (*/Redaksi)

Moncong Putih ”Berontak” di Sulawesi Utara

Kemenangan PDI Perjuangan dalam Pilkada di Sulawesi Utara (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.con – 5 Paslon yang diusung dan didukung partai berlambang Banteng Moncong Putih pada Pilkada Serentak 2018 di Sulut,  unggul. Hanya Paslon PDI Perjuangan di Kabupaten Kepulauan Talaud saja yang keok. Untuk Kabupaten Minahasa, Paslon Roy Roring – Robby Dondokambey untuk sementara meraih pemilih suara terbanyak.

Di Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (SITARO) Paslon Evangelin Sasingen – John Palandung Unggul dari 3 paslon lainnya. Dan di Kabupaten Minahasa Tenggara, satu-satunya Paslon, James Sumendap – Legi persentase perolehan suara di atas 60 persen.

Sementara itu di Kota Kotamobagu, Paslon yang adalah koalisi PDIP dan PAN, Tatong Bara – Nayodo Kurniawan unggul sementara di atas paslon lainnya dengan perolehan suara 54.42 persen. Untuk pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Bolaang Mongondouw Utara (Bolmut) Paslon yang diusung PDIP dan PPP, Depri Pontoh – Amin Lasena juga unggul sementara.

Dari 6 daerah yang melakukan pemilihan, hanya di Kabupaten Kepulauan Talaud, Paslon PDI Perjuangan Welly Titah – H Passiak harus mengakui Paslon Elly Lasut -Mochtar Parapaga yang unggul sementara .(Cat)

iklan1