Ibadah Pengucapan, Penatua VICKY LUMENTUT: Jangan Tinggalkan Hutang

Penatua Vicky Lumentut saat menyampaikan khotbah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Tepatnya, Minggu (8/7/2018), saat berlangsungnya perayaan Pengucapan Syukur se-Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Wali Kota Manado selaku Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) DR Ir G.S Vicky Lumentut, diundang menjadi Khadim dan memimpin ibadah di Jemaat GMIM Syaloom Suluun Empat, Kecamatan Tareran, Minggu (08/07) pagi tadi.

Melalui khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab Mazmur 111 ayat 1 sampai 10, Penatua Vicky Lumentut mengajak jemaat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan dalam segala hal. Karena bersyukur merupakan karakter orang percaya. Sehingga, hakekat merayakan pengucapan syukur di Kabupaten Minsel tidak keluar dari arti bersyukur atas semua berkat Tuhan tanpa melanggar aturan-aturan Tuhan. “Bersyukur adalah karakter orang percaya.

Itu sebabnya, kita bersyukur dan berkumpul di Pengucapan hanya karena berkat Tuhan. Jadi, jangan bersyukur dengan keluar dari koridor dan aturan Tuhan dan justru kemewahan yang di tonjolkan. Saya sangat senang lihat di Media Sosial FB (Facebook) ada warga yang memberi pesan status dan gambar, akan menggelar Pengucapan Syukur kali ini dengan kata-kata No Miras seperti bir, cap tikus dan minuman keras lainnya.

Itu berarti warga mulai sadar dengan kesederhanaan iman. Di Suluun semoga itu tidak ada, mungkin dilakukan tempat lain,” tandas Penatua Vicky Lumentut. Dilain sisi, Ketua PKB Wilayah Malalayang Barat itu, mengingatkan jemaat untuk tidak meninggalkan hutang karena telah merayakan Pengucapan yang mengakibatkan persoalan dalam keluarga.

“Jangan tinggalkan hutang saat pengucapan, dan akhirnya keluarga yakni suami istri cekcok. Dan ingat pekan depan anak-anak akan mulai sekolah, jadi mari kontrol pola hidup kita dalam pengucapan syukur karena kebutuhan rumah tangga pasti akan meningkat. Pengucapan syukur adalah baik karena karakter orang percaya, pesta pengucapan dikehendaki Tuhan karena itu sudah lama diterapkan. Jadi mari kita terus lakukan dengan positif, yakni mengucap syukur dalam segala hal. Yakni diberi nafas kehidupan, kesehatan, berkat atau rejeki yang diterima seperti pemetikan cengkih, dan pertanian lain serta usaha profesi lain sebagainya. Aku mau mengucap syukur kepada Tuhan dengan segenap hati, bukan kepada makanan atau persiapan yang dilakukan juga kepada tamu-tamu atau pejabat yang akan datang. Tapi arah bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan sumber segala sesuatu yang memberi segalanya,” tutur Penatua Vicky Lumentut.

Wali Kota Manado dua periode ini menyampaikan rasa syukur karena tidak hanya dilakukan saat panen cengkih atau ada berkat Tuhan yang melimpah, tetapi setiap saat harus bersyukur.

Vicky Lumentut melantik pengurus Panji Yosua (FOTO Ist)

“Sejak kita bangun pagi, kita harus bersyukur karena bukan hanya rejeki yang kita terima baru bersyukur. Firman Tuhan mengajak kita bahwa, segala sesuatu yang ada Dari Dia (Tuhan) dan Oleh Dia dan Untuk Dia. Bersyukur harus dengan segenap hati jangan hanya seremonial belaka, dahulukan Kerajaan Allah dengan tulus kita datang ke gereja rumah Tuhan untuk bersyukur. Jangan nanti ada cobaan dan tantangan yang berat, maka baru kita mencari Tuhan. Mari kita menyenangkan hati Tuhan,” ujar Lumentut yang juga Wali Kota Manado ini.

Dilain pihak, Penatua Vicky Lumentut mengatakan sebagai ungkapan syukur warga Kota Manado juga akan menggelar Pengucapan Syukur dengan istilah Thanksgiving pada 9 September mendatang.

“Tanggal 9 September torang tunggu di Kota Manado akan ada Pengucapan atau Thanksgiving yang dirayakan. Pengucapan seluruh warga golongan agama di Kota Manado dalam rangkaian hajatan Manado Fiesta 2018,” kata Penatua Vicky Lumentut.

Sebagai anggota Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Penatua Vicky Lumentut melantik Panitia Pembangunan gedung gereja GMIM Silooam Suluun Empat sekaligus sebagai Ketua PKB Sinode GMIM melantik Pengurus Panji Yosua PKB GMIM Wilayah Tareran.

Yang hadir dalam ibadah tersebut, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Syaloom Suluun Empat Pdt Laurina Pelealu Otay STh, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, staf khusus Walikota Manado Drs Arie Turangan, tokoh masyarakat Tareran Jhon Sumual SE MSi serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Kota Manado Steven Runtuwene SSos. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1