Archive for: Agustus 2018

Program Transmigrasi Masih Jadi PR Pemerintah yang Berkelanjutan

Kegiatan rapat evaluasi (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Program transmigrasi harus menyentuh dan dipahami oleh instansi di kabupaten dan kota, karena masih ada permasalahan yang harus diselesaikan dengan sejumlah sidang terkait lokasi transmigrasi.

Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi saat Rapat Evaluasi Lokasi Ijin Prinsip Pelepasan Kawasan Hutan 2018 Program Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Pemukiman Transmigrasi di salah satu hotel di Kota Manado Selasa (31/07/2018). Tumundo mengharapkan rapat tersebut dapat menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) pemerintah yang masih terus berkelanjutan.

“Jangan tinggalkan PR bagi pemimpin dikemudian hari,” ujar Tumundo.

Tumundo mengatakan bahwa penempatan transmigrasi di tahun 1970 hingga kini masih menyisakan banyak masalah yang harus diselesaikan pemerintah. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh narasumber Kasie Pengurusan Tanah, Cut Fadhila Kementerian Desa PDT dan BPN.

Menurut bahwa ada ratusan lokasi di Indonesia sudah dilakukan pelepasan kawasan hutan sebagai bagian penyelesaian PR pemerintah. Dan diakui Fadhila bahwa kelalaian dari penyelenggara transmigrasi dahulu banyak lokasi yang tumpang tindih tanpa melihat ruang lingkup yang diperuntukkan bagi kawasan hutan dan diharapkan sejalan dengan rapat evaluasi ini bisa mendapatkan informasi guna mencapai solusi serta tidak menyusahkan masyarakat di lokasi transmigrasi.(Cat)

Dekranasda Sulut Gelar Pesona Cipta Kerajinan Khas Daerah

Pesona Cipta (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Dekranasda Sulawesi Utara, Ir Rita Dondokambey Tamuntuan mengajak masyarakat mengembangkan dan membudayakan seni budaya kerajinan. Untuk itu, Dekranasda Sulut menggelar pesona cipta kerajinan khas daerah Sulawesi Utara yang bisa diikuti oleh masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara, Dr Liesje Grace Punuh MKes kepada media ini (31/07/2018) menegaskan bahwa ada kategori khusus pelajar SMA sederajat.. Punuh mengatakan bahwa hal ini sengaja dibuka bagi pelajar guna memunculkan generasi muda yang berbakat seni, kreatif dan inovatif.

Informasi yang dirangkum, pendaftaran telah dibuka dan akan ditutup tanggal 10 September nanti. Peminat bisa langsung menghubungi panitia di sekretariat yang ada di kantor Dinas Pendidikan Daerah. Pengumuman pemenang nantinya akan diumumkan saat HUT Provinsi Sulawesi Utara tanggal 23 September nanti dan hadiah yang akan diberikan pun sangat menggiurkan.(Cat)

Goan Panelewen Serap Aspirasi Untuk Kesejahteraan Petani

Goan bersama kelompok tani (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Demi kesejahteraan petani, sosok mantan birokrat ini kembali turun gunung menemui masyarakat di wilayah Kabupaten Minahasa. Johanis Panelewen atau yang akrab disapa Goan tak mau tinggal diam jika ditemukan adanya masalah pertanian dan langsung menyerap aspirasi.

Panelewen diterima baik oleh masyarakat, sehingga caleg perindo nomor urut 5 dapil Minahasa-Tomohon ini begitu akrab terlebih dengan pelaku utama dibidang pertanian. Menurut alumni Faperta Unsrat ini kesejahteraan petani yang paling penting dimana Sulut merupakan daerah nyiur melambai sehingga peningkatan kesejahteraan petani patut diperjuangkan dalam membawa Sulut hebat dan sejahtera.

Ditambahkan Panelewen, bahwa dirinya siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat, serta terima kasih atas kepercayaan Perindo Sulut di bawah nahkoda Hendrik Kawilarang Luntungan. Masyarakat lewat sosial media memberikan dukungan penuh bagi sosok Johanis Panelewen untuk maju bertarung sebagai caleg menuju kursi DPRD Sulut 2019 mendatang.(Cat)

Wagub Tekankan Affirmative Action Untuk Para Disabilitas dan Lansia

Steven Kandouw (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) harus mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Daerah.  Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Steven Kandouw saat membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kualitas Kebijakan Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia di Ruang F.J Tumbelaka Kantor Gubernur Sulut, Selasa (31/07/2018) siang.

“Harus ada affirmative action untuk para disabilitas dan lansia ini. Jangan hanya melakukan pembangunan fisik daerah namun juga harus memikirkan mereka dalam setiap aspek,” kata Wagub. 

Lebih lanjut Wagub menjabarkan affirmative action harus dilakukan secara tersinkronisasi melibatkan segenap pemangku kepentingan yang ada. Pertama pelayanan kesehatan dengan cover BPJS untuk para Lansia. Yang kedua bisa dengan menyalurkan bantuan sosial berupa pemberian bahan natura maupun bantuan keuangan.

Kemudian berikut untuk penyandang disabilitas dapat dibuatkan akses dan fasilitas khusus di tempat-tempat umum seperti tempat duduk khusus, toilet khusus, tempat antrian atau area parkir yang ramah bagi penyandang disabilitas. 

Wagub juga menegaskan pentingnya identifikasi informasi para penyandang disabilitas dan lansia di masing-masing Kabupaten /Kota.  Kandouw juga menghimbau agar identifikasi dilakukan hingga ke pelosok desa-desa. 

Sementara itu Kepala Bagian Kerawanan Sosial Dampak  Bencana Penanggulangan  Kemiskinan dan Perlindungan Sosial BIro Kesra Setdaprov Sulut  Piter Jacob Toad SE  dalam laporannya mengatakan bahwa maksud dilaksanakan kegiatan ini untuk menyinkronkan kebijakan pemerintah secara terpadu pada setiap pemangku kebijakan di daerah dalam rangka mewujudkan amanat undang -undang terkait dengan penghormatan, perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas serta lansia.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat selaku penyelenggara sekaligus narasumber dr. Kartika Devi Tanos, MARS beserta jajaran, Perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial Setda Provinsi Sulut, perwakilan Pemkab/Pemkot Se Sulawesi Utara, para Penyandang Disabilitas dan Lansia se Sulawesi Utara.(Cat)

iklan1