Archive for: Oktober 2018

Keputusan PB HMI Jerumuskan Saddam Al Jihat?, Puluhan Pengurus LKMI Murka

Saddam Al Jihat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2018-2022, Sadam Al Jihat mulai melakukan berbagai blunder secara organisatoris. Kali ini, selepas ‘pergantian’ Direktur Bakornas Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) PB HMI terpilih Muhammad Fachrurrozy Basalamah berbagai reaksi penolakan terhadap keputusan yang juga dihadiri Saddam mulai meluas.

Seperti diketahui, 10 LKMI Cabang melakukan protes atas keputusan PB HMI tersebut. Sejumlah LKMI Cabang seperti HMI Ciputat Bandung, Depok, Surabaya, Malang, Solo Medan, Makassar, Manado dan Kendari melakukan protes terhadap keputusan PB HMI yang mengesahkan Saudara Revil Hasan Sebagai Direktur LKMI pada rapat harian PB HMI melalui voting.

Menurut Direktur LKMI HMI Cabang Ciputat yang disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada media ini, dia menilai hasil rapat PB HMI tersebut sangat bertentangan dengan Konstitusi dan mengingkari hasil Munas Bakornas LKMI, yang kami ikut dari tanggal 3-5 Agustus 2018. Padahal hasil munas bakornas LKMI PB HMI ke XIV di Cisurua Bogor telah menetapkan saudara Fachrurrozy Basalamah sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI terpilih.

Cacatnya lagi Revil Hasan yang hadir sebagai Pengawas Munas LKMI tiba-tiba di bolehkan untuk ikut menjadi salah satu kandidat Direktur LKMI. Padahal sesuai Juknis yang di keluarkan PB HMI bahwa tidak dibolehkan pengawas Munas mencalokan diri sebagai kandidat, belum lagi aturan lain yang di langgar oleh PB HMI dalam pengambilan keputusan tersebut.

”Olehnya itu saya dan teman-teman LKMI yang lain akan mengambil langkah untuk melakukan protes terhadap keputusan tersebut yang sangat politis dan bertentangan dengan konstitusi,” ujar Basalamah.

Selain itu Alif Akbar Pawa Direktur LKMI Manado juga mengaku sudah mendengar kepetusan PB HMI tersebut.

”Ia kami sudah mendengar keputusan PB HMI tersebut, dan kami merasa kecewa dengan keputusan PB HMI yang mencederai Konsitiusi, maka kami telah bersepakat untuk melakukan gugatan terhadap keputusan PB HMI dalam waktu dekat ini,” ucap Alif. (*/Redaksi)

Warga Ketang Baru Tolak Pembangunan Tower

Pembangunan Tower di Ketang Baru (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dinilai tidak adik dan apatis terhadap aspirasi warga sekitar pembangunan Tower Telkom di Kelurahan Ketang Baru Kecamatan Singkil Kota Manado akhirnya melakukan penolakan terhadap pihak yang membangun Tower tersebut. Menurut Sulfan Wongso dan Semi Rukban dua warga Ketang Baru ini mengaku bahwa pembangunan Tower tidak layak dilakukan ditempat itu.

”Bagaimana bisa pembangunan Tower ditengah-tengah pemukiman warga, tapi yang terjadi di Lingkungan 1 Kelurahan Ketang Baru pembangunan Tower ini dilakukan. Padahal berdasarkan penyampaian berbagai pihak, kalau radiasinya membahayakan masyarakat, terutama kami yang tinggal disekitaran Tower, itu sebabnya kami keberatan dengan ini,” ujar Sulfan yang dibenarkan Semi.

Kondisi Tower yang dibangun (FOTO Suluttoday.com)

Ditambahkannya lagi bahwa adanya pembangian ‘uang kompensasi’ sebetulnya telah dilakukan pihak yang membangun Tower tersebut hanya salah proses pembagiannya tidak transparan, tidak akuntabel, berfariasi dan cenderung pilih kasih. Itu sebabnya, sejumlah warga memprotes sikap dari pihak yang membangun Tower ini.

”Masih banyak lagi warga yang menolak pembangunan Tower ini, kami warga yang tinggal disitu keberatan. Bahkan, telah ada pemberian uang dari pihak yang membangun Tower kepada warga sekitar Tower itu dibangun. Nominal uang yang dibagi berfariasi, kemudian uang diberikan tanpa adanya kwitansi, entah ini uang ganti rugi atau uang tutup mulut? kami tidak tahu. Ada beberapa tahap uang diberikan dan kami mendapat informasi mereka juga pilih kasih, sebagian warga yang harus mendapatkan uang itu malah tidak diberikan,” tutur Sulfan tegas. (*/Redaksi)

Franko Wangko Deklarasi Gerakan Masa Depan

Franko C Wangko saat memberikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Figur muda yang santun dan pekerja keras, dikenal penuh senyuman dialah sosok Franko C Wangko. Seorang tokoh muda Kota Manado ini mendeklarasikan gerakan #masadepan. Gerakan tersebut diinisiasi untuk mendorong keterlibatan anak muda di politik dan kegiatan sosial, Minggu (28/10/2018).

Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Masa Depan, Minanga, Malalayang pada 28 Oktober 2018. Meski dalam suasana hujan deras, para peserta yang hadir dari berbagai komunitas tetap semangat mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kegiatan tersebut, Duta Situmorang didapuk sebagai Koordinator Gerakan #masadepan.

Dalam sambutannya Duta menegaskan bahwa saat ini gerakan ini akan berfokus pada dua isu utama, kesehatan dn ekonomi kreatif, salah satu program yang sedang dirintis adalah inisiasi bank sampah komunitas. Hal tersebut juga ditegaskan Franko C Wangko dalam sambutannya.

”Terima kasih atas kehadiran teman-teman, Bapak/Ibu pada kegiatan ini. Bagi saya bahagia itu sederhana, sehat dan sejahtera. Itu semua bisa dihadirkan lewat kualitas kesehatan yang layak dan ekonomi yang menopang kesejahteraan. Ekonomi kreatif adalah siklus ekonomi yang mengkapitalisir kreatifitas menjadi sumber daya ekonomi dan itu merupakan sumber daya yang terus dapat diperbaharui dan berdaya nilai tinggi,” ujar Franko.

Pada kesempatan itu juga diluncurkan website www.franko-Wangko.com sebagai sarana untuk memperkenalkan Franko C Wangko, website tersebut selain memperkenalkan program kerja gerakan #masadepan juga mempunyai fitur yang membuat relawan #masadepan dapat saling terhubung. Ini merupakan salah satu bagian dari usaha gerakan #masadepan untuk mendorong perwakilan anak muda di parlemen kota Manado.

Franko C Wongkar (FOTO Ist)

Selain itu, kegiatan ini dihadiri Prof Welly Areros mantan anggota DPRD, dan dimeriahkan oleh penampilan stand up Comedy, Riklan dan Aldi. Areros dalam testimoninya menegaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam berpolitik adalah adalah sebuah keharusan sebagai upaya regenerasi agar masa depan lebih baik.

”Anak muda tidak boleh apriori dan apatis. Anak muda harus peduli terhadap keadaan sekitar dan saya bangga ada anak muda seperti Franko C Wangko, yang meski baru berusia 21 tahun tapi berani memilih jalan politik, dia tegas dan memperjuangkan dengan sungguh-sungguh nazarnya untuk berbuat bagi kemanusiaan dan peradaban,” kata Areros. (*/Redaksi)

Peduli Disabilitas dan Lansia, Sulawesi Utara Tuai Pujian

Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Drs Ade Rustama MP saat memberikan pemaparan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian Pemerintah Sulawesi Utara pada penyandang Disabilitas dan lanjut usia (Lansia) menuai pujian pemerintah pusat dalam hal ini Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.

“Atas nama Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, memberikan apresiasi kepada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut yang menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Drs Ade Rustama MP kepada media.

Lanjutnya lagi dalam kegiatan rapat koordinasi peningkatan kualitas pemberdayaan disabilitas dan lansia disalah satu hotel di Kota Manado, Selasa (30/10/2018) tersebut. Lebih lanjut Rustama mengatakan keterlibatan organisasi, perwakilan kabupaten/kota dan perangkat daerah yang berkaitan sudah menjadi modal awal dan penting.

“Berbicara soal kontek pengutan kebijakan kegiatan yang diprakarsai oleh Dr Kartika Devi Tanos MARS Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut sudah mapan karena menghadirkan pemerintah di 15 kabupaten dan kota, ini modal penting,” ujarnya.

Terlebih dengan hadirnya organisasi yang menangani disabilitas dan lansia, Rustama mengangkat dua jempolnya. “Pertemuan ini menjadi sangat penting dan berarti di mana ada organisasi yang mengurusi masalah disabilitas dan lansia, sehingga output kegiatan sudah sangat jelas,” tutup Rustama.(Cat)

Utusan Sulut Raih Top 10 INAGARA 2018

Piagam penghargaan (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi dinilai layak menerima penghargaan Inovasi Administrasi Negara (INAGARA) dari Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Tumundo yang keseharian dipercayakan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dinobatkan lembaga tinggi negara menjadi 10 besar penerima penghargaan INAGARA 2018 di Jakarta Selasa (30/10/2018).

Karya inovatif yang diluncurkan Tumundo, Paliatif – Perlindungan Anak yang Holistik dan Intergratif di Sulawesi Utara yang mengantarkan Srikandi Ketenagakerjaan Sulut menerima penghargaan bersama 9 penerima lainnya oleh Kepala LAN RI DR Adi Suryanto MSi, dan Sekjen Kementerian Desa PDTT RI, Anwar Sanusi di gedung Makarti Bhakti Nagari LAN RI, Penjompongan Jakarta Pusat.

Seperti dirangkum media ini, peserta adalah perutusan dari Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Kementerian /Lembaga yang merupakan alumni Diklat PIM I dan PIM II tahun 2014 – 2017. Mantan Kepala BP3A Sulawesi Utara ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Sulawesi Utara pada dirinya sebagai utusan dari provinsi. Dan kepercayaan tersebut pun di emban serta dijawab dengan sebuah prestasi gemilang.(Cat)

iklan1