Rektor Unsrat Langgar Aturan, Pelantikan Wakil Dekan FH Dilandasi Dendam Lama?

Rektor Unsrat foto bersama jajarannya dan para Wakil Dekan yang dilantiknya (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kebijakan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Ir Ellen Joan Kumaat saat melantikan sejumlah pejabat Fakultas Hukum (FH) Unsrat, Senin (9/10/2018) Manado dinilai meninggalkan problem. Pasalnya, sejumlah Wakil Dekan (WD) di Fakultas Hukum Unsrat yang dilantik Rektor Ellen tidak sesuai yang direkomendasikan Dekan Fakultas Hukum, DR Flora Kalalo.

Hal tersebut berbuntut pada tidak hadirnya Dekan Fakultas Hukum yang dinilai sebagai wujud protes atas sikap Rektor Unsrat yang kontroversial tersebut. Saat ditemui Flora membenarkan ketidakhadiran dirinya pada pelantikan sejumlah pejabat di Fakultas Hukum Unsrat, ia menilai Rektor tidak mematuhi ketentuan administrasi yang berlaku.

”Saya tidak hadir, iya karena Rektor melanggar aturan. Sebagai Dekan Fakultas Hukum, saya mengusulkan nama lain, tapi diantiknya lain. Tidak sesuai yang diusulkan dari Fakultas,” ujar Flora tegas.

Sekedar diketahui, Rektor Ellen disebut telah melakukan berbagai pelanggaran administrasi dalam proses pengangkatan pejabat di Fakultas Hukum. Dimana Rektor telah melanggar Peraturan Rektor No. 1 Tahun 2014 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Dosen sebagai pimpinan organ pengelola Fakultas dan Pascasarjana di lingkungan Unsrat. Dan Rektor melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 61 Tahun 2011 tentang Statuta Unsrat secara prinsip dan substansial. Selain itu Rektor mengabaikan Putusan PTUN Manado.

Bahkan, beredar informasi saat pelantikan Rektor Ellen marah kepada salah satu dosen hingga menangis, antah apa gerangan yang membuat Ellen murka. Rektor Ellen disinyalir masih menyimpan dendam lama terkait suksesi Pilrek Unsrat belum lama ini, sehingga nama-nama Wakil Rektor yang direkomendasikan Dekan FH tidak ditindaklanjuti melalui pelantikan.

Selanjutnya, ketika dikonfirmasi, Rektor Unsrat melalui nomor telpon 08114334xx tidak merespon panggilan dan upaya konfirmasi via SMS juga dilakukan wartawan media ini tidak ditanggapi hingga berita ini diterbitkan.  (*/Amas)

iklan1
iklan1