Legislator DPRD Sulut Asal Nasdem Diduga Jadi Makelar Kepala Daerah Bermasalah

Brayen Putra Lajame diwawancarai wartawan usai aksi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil rakyat atau yang disebut dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak lain adalah representasi rakyat yang ditugaskan mengawal hak-hak serta memperjuangkan aspirasi rakyat di parlemen. Bukan bertindak ‘memanfaatkan’ rakyat, atau bahkan kembali membodohi rakyat. Seperti di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut berinisial FR dari partai Nasdem, diduga menjadi makelar.

Berbadarkan informasi yang beredar, bagi sejumlah kepala daerah yang teridikasi korupsi di Sulut, oknum legislator yang satu ini ‘lincahnya’ bukan main. Terkait pergerakan FR itu, menurut Brayen Putra Lajame Sekertaris Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara merupakan tindakan yang membegal hukum.

“Informasinya begitu bahwa ada oknum anggota DPRD Sulut yang seperti menjadi calo. Kami menduga ada anggota DPRD Sulut inisial FR yang selalu menjadi perantara kepada beberapa kepala daerah di Sulut yang terindikasi melakukan tindakan korupsi agar pindah ke partai Nasdem,” ujar Brayen, Kamis (11/10/2018).

Ditambahkan Brayen, menambahkan kepala-kepala daerah ini sebelum pindah ke Nasdem akan dipertemukan oleh FR, modus FR memang cukup profesional walau begitu kini mulai tercium.

“Usai bertemu, tak lama kemudian kepala daerah tersebut akan pindah ke Nasdem,” tukas Brayen tegas.

Tidak hanya itu, Brayen juga meminta agar KPK maupun Polda Sulut bisa menindaktegas oknum anggota DPRD Sulut tersebut.

“Ini insiden buruk merusak tatanan hukum kita. Selain itu, karena GTI konsen pada penindakan korupsi, kami menilai ini adalah langkah untuk menghindari proses hukum terhadap seorang kepala daerah, yang kemudian secara terbuka mempermalukan hukum kita. Jika dibiarkan maka slogan pemberantasan korupsi akan sia-sia dikumandangkan,” tandasnya. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1