Melky J Pangemanan: Hebat, Sulut Makin Maju Dibawah Kepemimpinan OD-SK

Gubernur Olly dan Melky Pangemanan Ketua PSI Sulawesi Utara (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara Melky Pangemanan menyatakan mendukung pemerintahan Olly DondokambeySteven Kandouw (OD-SK) di Sulawesi Utara. Menurut Melky Pangemanan, dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Provinsi Sulawesi Utara semakin maju, sejahtera, diperhitungkan ditingkat nasional dan makin dikenal oleh dunia internasional.

“Dibawah kepemimpinan Pak Olly dan Pak Steven terbukti Sulawesi Utara makin maju, sejahtera, diperhitungkan ditingkat nasional dan menjadi perbincangan didunia internasional,” kata Melky.

Melky mengatakan PSI Sulawesi Utara mendukung penuh program pemerintahan OD-SK. Menurutnya rekam jejak dan kepiawaian Olly Dondokambey membawa dampak positif bagi daerah dan masyarakat Nyiur Melambai.

“Sulawesi Utara perlu berbangga karena Gubernurnya pak Olly. Rekam jejak dan kepiawaian pak Olly mampu membawa dampak positif bagi kemajuan daerah dan kesejahtraan rakyat sulut. Oleh karena itu PSI Sulawesi Utara mendukung penuh program pemerintahan OD-SK,” ujar Ketua PSI Sulut ini.

Melky pun membeberkan beberapa kesuksesan diberbagai bidang yang telah diraih pemerintahan OD-SK.

“Dari segi pariwisata, hingga tanggal 1 Oktober 2018, Sulawesi Utara mampu mencatatkan rekor fantastis untuk kunjungan wisatawan mancanegara. Tak tanggung-tanggung tercatat sebanyak 100 ribu wisman dan 2.6 juta wisatawan nusantara telah mengunjungi Bumi Nyiur Melambai. Tangguhnya sektor pariwisata memicu perkembangan sarana penunjang, seperti jumlah hotel berbintang dan hotel nonbintang yang mencapai tiga ratusan hotel,” ucapnya.

Sedangkan dari segi investasi, menurut Melky, adanya peningkatan signifikan baik dari penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) dibandingkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yakni sebanyak 346 proyek dengan nilai yang ditargetkan sebesar Rp 2,5 triliun.

“Sulawesi Utara mampu mencetak angka spektakuler yakni sebesar Rp 7.935.940.139.000 atau mencapai 317,44% dari target. Dampak positif dari berkembangnya sektor pariwisata serta meningkatnya nilai investasi PMA dan PMDN berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Sulut. Lihat saja perekonomian Sulawesi Utara tahun 2017 tumbuh sebesar 6,32%, atau meningkat sebesar 0,15% dibandingkan tahun 2016 yang berada pada poin 6,17%,” kata Melky.

Dalam bidang pendidikan menurut Melky, berbagai kemajuan dan prestasi yang telah dicapai pemerintah provinsi, antara lain Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk SD 106,09%, SMP 106.93% dan SMA 88,22%. Angka Partisipasi Murni (APM) SD sebesar 89,93%, SMP 76,19% dan SMA 61,97%. Kemudian Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7-12 tahun sebesar 98,12%, usia 13-15 tahun sebesar 88,50% dan usia 16-18 tahun sebesar 68,52%. Angka putus sekolah untuk tingkat SD 0,13%, SMP 0,37% dan SMA 0,08% serta SMK 0,40%.

“Pencapaian luar biasa dalam bidang pendidikan, mengantar Sulawesi Utara mendapatkan penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena telah menunjukkan kepedulian dan komitmen terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan komunikasi untuk dunia pendidikan dan kebudayaan. Ini cerminan keberhasilan kinerja pemerintah provinsi dalam aspek pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan,” tutur Melky.

Dari sektor perekonomian, inflasi turun dari 3,31% di tahun 2016 menjadi 2,44% di tahun 2017. Sebaliknya pada bidang investasi mengalami kenaikan signifikan dari Rp 4,5 triliun di tahun 2016, naik menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2017.

“Pak Olly mampu mengendalikan sektor perekonomian kita dengan baik. Angka kemiskinan mampu ditekan sebesar 0,3% dari angka 8,20% pada tahun 2016 menjadi 7,9% di tahun 2017 dan diikuti oleh angka pengangguran sebesar 6,20% di tahun 2016 berkurang menjadi 6,18% pada tahun 2017,” ujar Melky.

Dibidang kesehatan, Pemerintah Provinsi memberikan perhatian khusus melalui program ODSK. “Usia harapan hidup terus meningkat hingga mencapai 71,4%. Penurunan angka kematian ibu menurun pada tahun 2016 sebanyak 250 kasus dan pada tahun 2017 menjadi 38 kasus atau AKI 92/100.000 kelahiran hidup. Apresiasi pun datang dari pemerintah pusat dalam bentuk penghargaan sebagai Dinas Kesehatan pencapaian tertinggi untuk indikator janji Presiden program P2P dalam indikator suspek malaria yang dikonfirmasi dan kasus malaria positif yang diobati sesuai standar tahun 2016,” tandasnya.

Dibidang peternakan dan pertanian Pemerintah Provinsi merealisasikan sejumlah program dalam kurun waktu tahun 2017- 2018. “Pak Olly telah mencanangkan Gerakan Aksi Daerah Pencapaian Produksi Jagung 1 Juta Ton dan melalui kegiatan tersebut terjadi peningkatan signifikan pada aspek pertanian dan peternakan. Terbukti, produksi padi meningkat dari 675.555 ton di tahun 2016 menjadi 775,847 ton di tahun 2017. Produksi jagung meningkat dari 562.931 ton tahun 2016 menjadi 1,636,236 ton di tahun 2017,” tutur jebolan Pasca Sarjana Unsrat ini menutup. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1