Fachrurrozy Digulingkan, Ini Penuturan Direktur LKMI HMI Manado

Taufan Tuarita (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Akhir-akhir ini nama Taufan Tuarita, mantan Direktur Bakornas LKMI PB HMI yang saat ini menjabat sebagai Bendahara Umum PB HMI menjadi perbincangan hangat di lingkungan hijau hitam (HMI). Orang yang di harapkan bisa membawa nama baik Bakornas LKMI di di PB HMI, malah membawa Bakornas menuju kehancuran yang nyata akibat haus kekuasaan dan jabatan.

Hal tersebut dipicu karena ia merupakan otak yang mengatur disahkannya secara paksa Refil Ansen sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI melalu rapat harian PB HMI dan mengingkari hasil munas XIV yang sebenarnya pada munas tersebut telah ditetapkan Fachrurrozy Basalamah terpilih menjadi Direktur Bakornas LKMI PB HMI.

Dampak licik Taufan Tuarita, Refil Ansen dan kawan-kawannya yang tidak bertanggung jawab, ternyata tidak hanya mencederai hasil munas ke XIV tapi juga berimbas ke Ketua PB HMI, beberapa cabang HMI di Indonesia kepercayaannya mulai menghilang terhadap Resiparatory Saddam Al Jihad karena telah melanggar Konstitusi karena mengesahkan secara paksa Repil Ansen di rapat harian melalui voting.

“Kami tidak tahu apa sebenarnya yang diinginkan Taufan Tuarita dan Repil Ansen, kenapa mereka sangat ingin mengejar jabatan dan kekuasaan. Dengan mengesampingkan silaturahmi yang selama ini kita bangun di LKMI. Entahlah, namun sangat disayangkan kecerdasannya mereka pakai untuk merusak Bakornas LKMI PB HMI,” ungkap Alif Pawa Direktur LKMI Cabang Manado.

Sebagian besar Cabang aktif LKMI Se-Indonesia menggugat PB HMI untuk menolak ditetapkannya Repil Ansen melalui rapat harian yang cacat konstitusi dan mendukung penuh hasil munas ke XIV di Cisarua Bogor, tanggal 3-5 Agustus 2018. Yang menetapkan saudara Fachrurrozy Basalamah sebagai Direktur Bakornas LKMI PB HMI. (*/Reddaksi)

iklan1
iklan1