KPU Manado Gelar FGD untuk Pemilu 2019 Berkualitas

Ketua KPU Manado saat membuka FGD (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Senin (5/11/2018) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertempat di Coffee Mug Jar Manado. Kegiatan ini turut dihadiri Bawaslu Manado, Dr Ferry Liando dan Dr dr Taufik Pasiak, pers, praktisi politik, pemerintah Kota Manado dan juga hadir Komisioner KPU Sulut Meydi Tinangon dan Komisioner KPU Sulut Lanny Ointoe.

Jajaran Komisioner KPU Manado Sahrul Setiawan, Komisioner KPU Ismail Harus selaku Ketua divisi partisipasi masyarakat dan SDM sebagai penyelenggara kegiatan. Komisioner KPU Abdul Gafur Subaer, Jusuf Wowor pun ikut mendampingi Ketua KPU Manado. Jajaran Bawaslu Manado juga turut hadir Taufik Bilafaqih, kemudian seluruh staf sekretariat KPU Manado.

Acara yang dibuka langsung Ketua KPU Manado Sunday Rompas ST menegaskan, jika pelaksaan jika pertemuan FGD ini sangat baik. Apalagi dalam pelaksanaan ini di lapangan yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu di Manado dinilai sudah sangat baik. Dimana kata Rompas, dari seg regulasi Pemilu ini, meski belum sempurna secara menyeluruh namun sudah bisa dikatakan paripurna.

“Iya, paripurna baik dari segi kepribadian manusia, regulasi dan juga pengalaman maupun interaksi antar lembaga an semua steakholder yang ada sudah sangat baik,” kata Romas.

Lanjut Rompas berharap bahwa pelaksanaan Pemilu kali ini hendaknya semua pihak bisa saling menunjang. Karena tidak mungkin dalam menyamakan satu persepsi hanya satu lembaga saja, tapi diharuskan kerja sama semua stakeholder.

“Kami menyadari untuk menyamakan persepsepsi sangat baik jika samakan secara menyeluruh dalam kelembagaan, baik persepsi dan sepemahaman semua pihak maka pasti semuanya akan berjalan dengan baik,” ujar Romas.

Tidak hanya itu Rompas mengapresiasi Bawaslu Kota Manado yang harmoni dalam kerja-kerja pengawasan. Menurutnya sinergitas yang tercipta antara KPU dan Bawaslu akan juga tergambarkan melalui hasil kerja yang maksimal.

“Seperti itu bahwa kami sangat menjunjung tinggi kinerja dari Bawaslu Manado yang melaksanakan tugas di lapangan dengan baik,” ucap Rompas.

Selain itu, pembicara Dr Ferry Liando dalam materi yang disampaikan dalam FGD menyatakan, kualitas Pemilu tahun ini bukan tergantung pada penyelenggara Pemilu. Dimana kualitas Pemilu yang baik dihasilkan juga dari masyarakat yang baik. Sebab menurut Lindo, Pemilu yang ada sekarang ini, melaksanakan kerja secara kolektif bukan semata-mata kerja dari KPU atau Bawaslu namun itu semua adalah tugas bersama dari pihak.

Berlangsungnya FGD (FOTO Suluttoday.com)

“Artinya semua pihak, pertama, dari Parpol. Apakah Parpol mengajukan calon-calon yang berkapasitas dan berkualitas yang baik. Kemudian apakah pemerintah membantu mempersiapkan data awal soal pemilih, tapi kalau seandainya pemerintah menyiapkan data pemilih tidak valid maka itu akan menggangu proses dalam daftar penetapan calon yang ada,” kata Liando.

Lebih jauh dikatakan Liando, sebagai penyelenggara Pemilu, walaupun KPU dan Bawaslu sudah berusaha mempersiapkan dengan baik tapi jika pemerintah menyodorkan data-data tak baik, maka itu akan membuat KPU dan Bawaslu harus melakukan perbaikan data yang berat dan bisa memakan waktu yang panjang agar supaya bisa menghasilkan data valid.

“Hal-hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena memiliki satu korelasi yang penting juga. Peran media ini untuk mengontrol kondisi di lapangan, baik itu penyelenggara, Caleg dan Parpol tapi juga pemilih yang ada,” papar pengajar di FISPOL Unsrat Manado ini. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1