FRANKO C WANGKO Ajak Masyarakat Wujudkan Kesetaraan, Stop Diskriminasi ODHA

Franko C Wangko (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sering kali tanpa kita membayangkan atau mengharapkan, perilaku tidak adil dan diskiriminasi ditengah masyarakat kita temui dilapangan. Bahkan, kita ikut menjadi manusia yang berperilaku mengalienasi (mengasingkan) antar sesama ditengah-tengah pergaulan sosial. Memperingati Hari AIDS se-Dunia, politisi muda Franko C Wangko mengingatkan kita tentang pentingnya kesetaraan, serta saling memuliakan.

”Dalam konteks interaksi sosial, memang kita sering terjebak atau bahkan ikut menjadi bagian yang melanggengkan sikap diskriminasi. Sesama hamba Tuhan, manusia tentu tidak sepatutnya saling mendiskriminasi, iya termasuk didalamnya yang saya amati adalah Orang yang Hidup dengan Penderitaan AIDS (ODHA) seolah kurang mendapat tempat. Inilah yang keliru dalam konteks pergaulan kita, mari kita saling memuliakan sebagai sesama manusia,” kata Franko saat ditemui, Kamis (6/12/2018).

Isu ODHA juga tak luput dari pembicaraan dan perhatian penggagas Gerakan #Masadepan (gerakan masa depan) ini. Menurutnya di Manado yang sangat rukun dan telah mendapatkan penghargaan Kota Paling Toleran harus menjaga harmonisasi dalam pergaulan dan solidaritas sosial.

”Kalau kita membaca jumlah penderita HIV/AIDS setiap tahun mengalami peningkatan. Yang mana sesuai data terbaru dari Dinas Kesehatan Provinsi  Sulawesi Utara untuk penderita AIDS adalah 706, sementara HIV yakni berjumlah 326 HIV jadi total 1032. Ini cukup banyak, memang tantangan kita adalah bagaimana mencari solusi atas hal ini. Secara pribadi saya mengajak semua untuk menjauhi terjadinya penularan, baik secara seksualitas yang tidak aman, maupun dalam tindakan medis serta narkoba suntik. Kita jauhi penyakitnya, bukan orangnya,” tutur Franko tegas.

Lanjut disampaikan jebolan SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon ini menjelaskan bahwa gerakan masa depan memiliki konsep dan terlahir dari gagasan besar (grand narasi) yang begitu terbuka untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Termasuk didalamnya, memperjuangkan dan turut peduli kepada terbuka keberadaan serta keberlanjutan ODHA.  (*/AM)
iklan1
iklan1