Selamatkan Marwah Organisasi, Saddam Al Jihad Diminta Lepas Jabatan Ketum PB HMI

Suryani Mappe (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tondano, Suryani Mappe menanggapi tegas soal gonjang-ganjing isu yang melibatkan Respiratori Saddam Al Jihad, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI. Menurut Suryani kasus tersebut harus segera diklarifikasi ke publik, terutama di internal HMI.

”Sebetulnya benar atau tidaknya kasus asusila (praktek amoral) yang diduga dilakukan Ketum Saddam Al Jihad ini cepat diklarifikasi secara terbuka. Agar segala kecurigaan dan spekulasi yang berkembang diluar sana bisa redah, sebab bagaimana pun ini mempengaruhi nama baik HMI secara kelembagaan,” ujar Suryani pada Suluttoday.com, Selasa (25/12/2018).

Sekedar diketahui, sampai saat ini tidak ada penjelasan dari Saddam atas kontroversi isu tersebut. Kondisi yang terjadi saat ini, kata Suryani di nternal kepengurusan PB HMI sudah meluas, dimana isu yang kemudian muncul ke permukaan tentang saudara Saddam Aljihad sangat jauh dari nilai-nilai yang diajarkan di dalam Himpunan. Ketum HMI Cabang Tondano ini menyesalkan hal tersebut.

”Iya, sejarah telah mencatat HMI sebagai organisasi dengan misi keummatan dan kebangsaan telah memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi ummat dan bangsa. Diam tidak akan pernah menyelesaikan masalah, saudara Saddam Al Jihad harus secepatnya melakukan klarifikasi tentang isu yang beredar. Apabila isu yang berkembang tidak benar agar kiranya Saddam memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik. Bilamana Saudara Saddam benar melakukan perbuatan amoral tersebut, maka demi menjaga marwah organisasi kami minta agar saudara mundur dari jabatan Ketua Umum PB HMI,” tutur Suryani menutup. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1