RIRIN SETYARINI: Politik Itu Ibadah, Ayo Berkolaborasi

Ririn Setyarini Caleg Gerindra Dapil Kota Manado (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Karir yang dimulai Juwita Setyarini, M.IKom yang akrab disapa Ririn tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ririn memahami betul konsekuensi-konsekuensi dari keputusannya yang mana dirinya sebagai publik figur, selebriti kini memberanikan diri untuk menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) dalam Pemilu 2019.

Kenapa tidak mengambil skala DPR RI saja, karena alasannya Ririn telah memiliki modal popularitas?, ternyata politisi cantik yang diusung Partai Gerindra ini punya pertimbangan bijak dan patut dicontoh. Saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (12/2/2019), Ririn memiliki prinsip bahwa politik merupakan jalan pengabdian pada rakyat dan ibadah, sehingga level DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota bukanlah ukuran mutlak.

”Politik ini sesuatu yang mulia, bagi saya dengan terjun ke ranah politik berarti saya bersedia untuk menunaikan segala niat saya untuk mengabdi bagi banyak orang (masyarakat). Prinsipnya, politik itu ibadah, mari kita berkolaborasi untuk berbuat baik demi masyarakat. Artinya, skala berpoletik bukan problem, misalnya mau Caleg DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota itu sama saja bagi saya ranahnya ibadah, keseluruhannya,” kata Ririn Setyarini.

Politisi yang resmi mendaftar sebagai Caleg dan keluar dalam Daftar Calon Tetap (DCT) sebagai Nomor Urut 3, untuk Dapil 1 Kota Manado itu bertarung untuk merebut kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Ririn tidak kaget lagi dihadapkan dengan agenda yang pada dalam Pemilu 2019, sebab situasi tersebut telah dipikir matang sebelumnya.

”Dengan agenda yang full saat berjumpa pemilih, saya menilai itu sudah biasa dan tak lain adalah kewajiban kita untuk mendengar aspirasi masyarakat. Jauh hari sebelumnya saya telah mempertimbangkan itu bahwa ketika memutuskan menjadi politisi, saya pasti diperhadapkan dengan kesibukan yang padat, saya bertekad untuk mengabdi maksimal bagi masyarakat Kota Manado,” tutur Ririn.

Ririn juga mendapati beberapa kesan positif yang itu dijadikannya sebagai tantangan bagi dirinya sebagai seorang politisi perempuan. Selain itu, dalam langkah strategi yang kini sedang dilakukannya Ririn merasa ada progres, harapan dan perlu lagi melakukan hal-hal baik kepada masyarakat.

”Saya mendapati sejumlah kesan positif, ternyata masyarakat itu tidak membeda-bedakan politisi. Selama politisi pandai membangun komunikasi politik, ikhlas mendengarkan apa masukan masyarakat, serta mau serius memperjuangkan amanah atau mandat mereka. Oh iya, terkait strategi yang saya dan relawan lakukan itu sebetulnya rahasia. Secara umum, kami melihat ada kemajuan dalam konsolidasi yang kita lakukan, harapan masyarakat telah diakomodir, kita menyadari perlu dioptimalkan terus, saya paham bahwa politik itu butuh kolaborasi,” ucap Ririn menutup. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1