IRNAWATI: Perpustakaan Itu Perjumpaan dan Jantungnya Universitas

Irnawati, Kepala Perpustakaan UM Sorong (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak semua akademisi mengerti bahwa peran strategis dan betapa urgentnya perpustakaan bagi eksistensi Perguruan Tinggi (PT) atau lembaga pendidikan umumnya. Hal tersebut, dinilai mulai tergerus. Menurut Irnawati, Kepala Perpustakaan Universitas Muhammadiyah (UM) Sorong fungsi perpustakaan harus terus dioptimalkan.

”Ingat, perpustakaan adalah perjumpaan dan jantungya Universitas agar terus tumbuh tradisi, pertumbuhan serta dialektika pengetahuan. Karena perpus itu adalah perjumpaan ide-ide pendahulu, dan kebaruan ide-ide dilahirkan untuk menjamah kehidupan manusia,” ujar Irna, sapaan akrab Irnawati saat diwawancarai wartawan, Rabu (9/7/2019).

Lanjut ditambahkannya lagi bahwa perpus bagian dari ruang sunyi, perdebatan, dialog, kolokium dan menulis. Dengan mengembangkat tradisi itulah, perpus menjadi bagian terpenting dalam universitas. Ketika orang-orang yang merutinkan aktifitas di ruang-ruang perpustakaan memiliki konstruksi logika dan berupaya untuk terus mengikat ilmu pengetahuan, maka menurut Irna perjalanan Universitas menjadi sehat, bermutu.

”Perpus UM Sorong menyediakan dokumen-dokumen riset (jurnal, simposium, skripsi, risalah-risalah dosen) dan sekitar 12 ribu judul buku, kami berharap ini menjadi sumber daya positif untuk membangiktan pengetahuan. Selain itu, cara kita untuk menghidupkan serta menjaga kebaruan dokumen-dokumen riset, buku terus dilakukan setiap saat,” kata Irna tegas.

Irna yang juga dosen ini juga menitipkan pentingnya kerjasama atau kemitraan inovasi. Disampaikannya pula, perpus UM Sorong bukan saja untuk fasilitas mahasiswa, dosen dan warga muhammadiyah, tapi terbuka untuk masyarakat umum.

”Perpustakaan UM Sorong menjadi destinasi wisata intelektual bagi masyarakat umumnya. Bukan, sekedar milik insan akademis di kampus UM Sorong. Kita juga terus konsen mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), melalui literasi perpustakaan. Sudah menjadi komitmen UM Sorong, harapan-harapan membangun Papua dengan ilmu dan ketulusan terus digenjot secara massif,” tutur Irna menutup. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1