Archive for: Agustus 2019

Lalujan Terpilih Miss Grand Indonesia 2019 Terfavorit

Paramitha Laluyan (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Setelah melawati perjuangan panjang, wakil Sulawesi Utara pun berhasil menorehkan prestasi di ajang Miss Grand Indonesia (MGI) 2019. Paramitha Lalujan tampil memukau di kompetisi bergengsi yang dilaksanakan di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (29/8/2019) malam, dan mampu menembus 5 besar serta berhasil terpilih sebagai Miss Grand Indonesia 2019 Favorite.

Jelita cantik ini pun berterima kasih kepada warga Sulawesi Utara yang sudah mendukungnya. Dan peraih titel Miss Grand Indonesia 2019, mengalahkan 33 putri lainnya se-Indonesia adalah Sarlin Jones dari NTT .(cat)

Pemerintah Pacu Perluasan Kesempatan Kerja

Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey – Steven Kandouw senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Republik Indonesia untuk menanggulangi pengangguran, meningkatkan penyediaan lapangan kerja, dan meningkatkan peluang usaha bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Ir Erny Bhayangkarita Tumundo MSi kepada media ini Jumat (30/8/2019) malam.

“Dengan Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan yang diterapkan oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandou pada program kerjanya, sangat bersinergi dengan program kerja Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan, dengan mengoptimalkan potensi daerah yang ada, baik itu potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun potensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai solusi terbaik bagi permasalahan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Dan pernyataan Tumundo senada dengan ucapan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemnaker Budi Hartawan di Surakarta saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Penandatangan Kerjasama Pelaksanaan Kegiatan Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja belum ini.

”Pemerintah  merumuskan solusi terbaik bagi permasalahan ketenagakerjaan. Mulai dari membuat regulasi dan kebijakan bagi penganggur dan setengah penganggur hingga pemberian bantuan bagi masyarakat dalam bentuk pelatihan, pembuatan sarana penunjang maupun pemberian bantuan finansial. Program inilah yang disebut perluasan kesempatan kerja,” kata Budi seperti dirangkum media ini dari situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Program Perluasan Kesempatan Kerja yang terus dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan menurut Budi antara lain dengan pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG). TTG adalah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan berbasis sumber daya yang telah disesuaikan dengan SDM yang ada di daerah itu. Perluasan kesempatan kerja diwujudkan pemerintah lainnya tambah Budi yaitu penyediaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Proses penandatanganan MoU (FOTO Suluttoday.com)

Program ini memberdayakan TKS sebagai pendamping kelompok usaha masyarakat. TKS mempunyai fungsi yaitu meningkatkan kapasitas kelompok dalam aspek manajemen usaha dan meningkatkan kemandirian kelompok usaha/wirausaha. Sehingga, dapat meningkatkan output bagi masyarakat yang akan didampinginya. Jurus ketiga dalam pengembangan dan perluasan kesempatan kerja yaitu program Padat Karya.

Padat Karya merupakan suatu sistem yang mengutamakan dan /atau memprioritaskan penggunaan tenaga kerja yang cukup banyak untuk bekerja dalam suatu kegiatan pembangunan baik berupa kegiatan infrastruktur dan kegiatan padat karya produktif. Hal terakhir dalam pengembangan dan perluasan kesempatan kerja yang terus dilakukan pemerintah adalah penyediaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

TKM bertujuan untuk menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha di sektor informal dan membina serta mengembangkan kader wirausaha baru (WUB) atau pengusaha pemula yang mandiri dan produktif dengan berbasis SDA yang telah disesuaikan dengan SDM yang ada di daerah.  

Oleh karena kegiatan pengembangan dan perluasan kesempatan kerja perlu adanya percepatan agar hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan penandatanganan kerja sama dengan pemerintah daerah. Hal itu guna meningkatkan peran pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja.

”Hari ini Kementerian Ketenagakerjaan telah menandatangani kerja sama dengan Pemda. Penyerahan paket-paket perluasan kesempatan kerja sudah diberikan kepada Pemda dan Bapak/Ibu perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten/Kota harus segera melaksanakan dengan waktu yang secepat-cepatnya. Namun ingat, harus diselesaikan dengan baik dan sesuai akuntabilitas yang harus kita lakukan,” tutup Budi.(ctg)

Di Forum Musrenbang, WALI KOTA MANADO Perintahkan Hal Ini

Penandatanganan Berita Acara dalam Musrenbang (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bertempat di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Kamis (29/8/2019), dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang). Kegiatan ini merupakan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) perubahan Kota Manado Tahun (2016-2021).

Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut saat membuka secara resmi Musrenbang menegaskan agar peserta dapat mengoptimalkan pembahasan. Berbagai program strategis dan pro rakyat harus benar-benar mendapat perhatian semua pihak yang terlibat.

”Ingat, RPJMD yaitu dokumen perencanaan penting dan strategis dijadikan acuan bagi Pemerintah, stakeholder, maupun pihak swasta dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan daerah. Jangan abaikan kesempatan ini demi kita mewujudkan kemajuan ditengah masyarakat,” kata  Wali Kota Lumentut.

Dikatakannya, RPJMD Kota Manado 2016 – 2021, telah memasuki tahun ke tiga. Dengan melihat berbagai dinamika perkembangan pembangunan, yang diwarnai dengan berbagai perubahan dari tingkat nasional, regional dan global.

Untuk itu penyesuaian substansi RPJMD kota Manado, merupakan suatu hal yang sangat urgent dilakukan, agar kontinuitas RPJMD dapat dijadikan acuan pelaksanaan pembangunan hingga Tahun 2021.

“Harus diseriusi bahwa perbaikan dan penyesuaian RPJMD merupakan legacy yang kuat, guna kita letakan dasar pengabdian kita bersama. Di dalamnya kita tinggalkan arah pembangunan kota manado, lebih baik kedepannya,” ujar Wali Kota Lumentut.

Diharapkannya, lewat pelaksanaan Musrenbang tersebut, sinergitas sinkronisasi program kegiatan lintas perangkat daerah, instansi dan stakeholder bisa terpenuhi untuk penyempurnaan RPJMD Kota Manado.

Tambah Wali Kota Manado dua periode ini menyampaikan terima kasih kepada Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Linny Tambajong dan jajaran, yang telah menggelar kegiatan Musrenbang Penyusunan RPJMD kota Manado perubahan Tahun 2016-2021.

”Saya mengajak Camat agar dapat berperan aktif, memberikan masukan dan usulan penyempurnaan RPJMD Kota Manado. Jangan sia-siakan forum yang mulia ini,” kata GSVL sapaan akrab Lumentut.

Pada kesempatan ini, Wali Kota GSVL didampingi Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastian, Sekda Manado Micler Lakat, Ketua DPRD Manado sementara, Aaltje Dondokambey, Kepala Bappeda Provinsi Sulut, Danny Karow, Asisten Pemkot Manado, Camat, Lurah, dan para tamu undangan. (*/Redaksi)

Temui Driver Gojek di Manado, FAISAL SALIM Tawarkan Sejumlah Program

Bang Faisal Salim saat berbincang dengan para Driver Gojek (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rabu (28/8/2019) malam bertempat di Warkop JS Boulevard Kecamatan Wenang Kota Manado, Faisal Salim bakal calon Wakil Wali Kota Manado idaman para generasi milenial ini berdiskusi dengan sejumlah Driver Ojek Online (Gojek). Kehadirannya mendapat sambutan luar biasa, Driver Gojek yang mangkal di seputaran Bouleverd menyampaikan simpati mereka terhadap sosok calon pemimpin yang sederhana ini.

Menurut Gilang Ramadhan koordinator Tim Bang Toyib, sapaan akrab Salim bahwa pihaknya sedang giat-giatnya turun menemui masyarakat. Berbagai hal yang telah mereka peroleh memang disaat turun dibeberapa titik. Walau begitu, kata Gilang sejumlah masukan dan aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian pihaknya guna memperkuat visi membangun Kota Manado lebih baik kedepannya.

”Sudah puluhan lokasi kita turun. Ia tujuannya adalah menemui masyarakat, berdiskusi dan menerima aspirasi masyarakat. Setelahnya, masukan-masukan dari bawah itu kita kaji, diambil sebagai bagian dari identivikasi masalah. Visi besar Bang Toyib sudah dirancang, tinggal kita bagaimana melakukan penyesuaian dengan problem atau kendala umum yang menjadi keluhan masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih atas antusiasnya masyarakat menerima kedatangan kami,” ujar Gilang.

Apresiasi dan dukungan terhadap Bang Toyib datang dari beberapa perwakilan pemuda, sebut saja Haris Machmud yang mengaku kagum dengan gagasan yang disampaikan Bang Toyib. Lanjut Haris menyampaikan kalau masyarakat membutuhkan pemimpin Kota Manado yang mengetahui keluhan-keluhan masyarakat dan sederhana, namun bekerja untuk kemajuan kesejahteraan masyarakat.

”Calon pemimpin harus mau menemui masyarakat dimana dan kapan pun. Seperti Bang Toyib (Faisal Salim), berpenampilan sederhana dan tidak membedakan komunitas masyarakat. Kami senang malam ini bisa bertemu beliau. Tentu kami memberikan dukungan untuk maju di Pilkada Manado,” kata Haris yang juga Ketua Gojek Menga Mall Manado ini.

Sementara itu, dihadapan sejumlah generasi muda yang ada di Warkop JS, Bang Toyib secara terbuka berani memastikan bahwa perubahan besar itu harus berani dimulai dengan perubahan-perubahan kecil dan dilaksanakan bersama. Dari pengegolaan dan pengembangan perubahan berdasarkan program teknologi di Kota Manado, dirinya akan siap membantu para pekerja atau pelaku usaha kecil di Kota Manado agar mandiri serta makin sejahterah.

Praktisi Gojek mengapresiasi Bang Faisal (FOTO Suluttoday.com)

”Dari beberapa hal yang kita bahas, saya menyimpulkan bahwa masyarakat membutuhkan kepastian usaha. Mereka berharap ada peningkatan kesejahteraan. Diantaranya juga masyarakat berharap mendapatkan perumahan yang layak. Kemudian, pada prinsipnya saya menawarkan sejumlah program inti atau prioritas ke masyarakat, semoga mereka bisa memberi support. Masyarakat yang saya temui juga bersedia sama-sama masuk dalam tim guna melakukan perubahan. Saya menilai ini kemajuan besar dalam  berdemokrasi, dimana perubahan kesadaran mulai terpicu dan bergerak dari bawah. Ayo, sama-sama kita majukan Manado dengan menerapkan politik tanpa sekat di Pilkada 2020 mendatang,” ucap Bang Toyib tegas. (*/Redaksi)

ODSK Percepatan Pembangunan Bandara Siau

Watania bersama tim meninjau bandara di Sitaro (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepala Dinas Perhubungan Daerah Sulawesi Utara, DR Lynda Watania bersama tim dari Kementerian Perhubungan belum lama ini berkunjung dan memonitor langsung pembangunan bandara di Kabupaten Sitaro. Dijelaskan Watania bahwa dibawah kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw pembangunan fasilitas penunjang seperti bandar udara (bandara) di wilayah kepulauan sangat penting di dalam menunjang program kerja Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK).

Sosok yang digembar-gemborkan akan mengisi jabatan sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa ini, menegaskan bahwa proses berjalan lancar dan hampir rampung dan segala kesiapan akan dilaporkan ke pimpinan untuk tindak lanjutnya.

Selain menunjang program ODSK, kehadiran bandara di wilayah kepulauan tentu mendukung penuh pembangunan sampai ke pelosok yang diutamakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang tergores pada program Nawacita. Dan kabarnya Bandara Balirangen tersebut akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo.(cat)

iklan1