Waujudkan GCG, STENLY SUWUH Intens Tingkatkan Sumber Daya PD Pasar Manado

Berlangsungnya Rakornas (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Tiap kepemimpinan memang mempunya fokus dan perhatian yang paling tidak ada perbedannya. Hal itu juga mendasari sosok Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Pasar (PD) Pasar Manado, Stenly Suwuh, SH untuk terus membenahi perusahaan yang berada dibawah naungan pemerintah daerah Kota Manado ini.

Salah satu fokus Stenly ialah mewujudkan Good Corporate Governance (GCG). Dimana GCG adalah prinsip-prinsip yang mendasari suatu proses dan mekanisme pengelolaan perusahaan berlandaskan peraturan perundang-undangan dan etika berusaha. Semangat itu terbukti, pada Rabu (28/8/2019) Stenly bersama Ketua Badan Pengawas (Banwas) PD Pasar Manado, Max Bawotong SH mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Keuangan Daerah.

Menurut Stenly bahwa kegiatan tersebut begitu bermanfaat bagi kemajuan PD Pasar Manado. Terutama dalam memberikan pelayanan publik sesuai tata kelola perusahan yang baik, kemudian pengaturan atau pengelolaan keuangan yang profesional.

”Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat demi kemajuan PD pasar Manado kedepan. Bagaimana pun itu perkembangan Kota Manado menuju ke arah yang lebih maju terus dilakukan, begitu pula dengan perkembangan pasar tradisional di Manado. Guna menuju Good Corporate Governance, kita harus menyiapkan sumber daya yang mumpuni,” kata Stenly tegas.

Untuk diketahui melalui kegiatan yang diselenggarakan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) ini Stenly mengaku mendapatkan berbagai pengetahuan tambahan. Kegiatan yang bertempat di Hotel Grand Paragon Jakarta ini juga turut dihadiri Kepala Bagian Umum PD Pasar Manado, Brilliant Charles.

Dirut dan Kabanwas PD Pasar Manado saat mengikuti Rakornas (FOTO Ist)

Selain itu, kegiatan ini mengambil tema: ‘Penguatan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dalam meningkatkan pelayanan publik sesuai tata kelola yang baik’, bertujuan mewujudkan pemantapan komitmen, tertib dan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang bersinergi mendukung sinkronisasi kebijakan pemerintah daerah, dengan kebijakan pemerintah pusat.

Para pejabat daerah, Direksi dan Badan Pengawas BUMD se-Indonesia pun ikut dalam kegiatan ini. Tidak hanya itu, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni menggungkapkan, tujuan digelarnya rakornas tersebut untuk meningkatkan pengelolaan BUMD dan membicarakan terkait masalah hingga solusinya. Sementara Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo berharap, melalui kegiatan tersebut dapat menciptakan langkah-langkah kedepan untuk memajukan BUMD.

Selanjutnya, penataan BUMD perlu dilakukan agar dapat menjadi sumber aset pendapatan daerah. Salah satunya kata Hadi, terkait sistem perekrutan sumber daya manusia (SDM) yang harus berdasar atas kompetensi.

“Tinggalkan pola lama, lakukan perekrutan SDM berdasar atas kompetensi. Lakukan secara profesional dan mengacu pada tata kelola perusahaan yang baik dengan prinsip good governance,” tutur Hadi.(*/Redaksi)

iklan1
iklan1