Atteng: Keringanan Pajak Masih Berproses

Kepala Bapenda Sulut, Olvie Atteng (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Program Hebat ODSK, memberikan keringanan, pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor beserta pembebasan denda. Namun, kebijakan Gubernur yang diberlakukan sampai dengan 31 Desember 2019 kepada seluruh masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara, dan tertuang dalam Pergub 33 Tahun 2019 seperti ditegaskan Kepala Bapenda Sulut, Olvie Atteng kepada media ini Selasa (3/9/2019) sore diruang kerjanya bahwa belum banyak dimanfaatkan.

Sementara untuk masyarakat yang sudah memasukkan berkas, dijelaskan Atteng bahwa masih diproses dan diharapkan dapat segera dinikmati oleh pemilik kendaraan bermotor. “Keringanan pajak masih berproses,” ujarnya singkat sembari meminta masyarakat yang telah mengusulkan bersabar.

Atteng pun mengungkapkan bahwa tujuan pemberian keringanan, pembebasan dan insentif pajak adalah untuk meringankan beban masyarakat dan mendorong kesadaran masyarakat wajib pajak untuk membayar pajak dalam rangka meningkatkan PAD.

Dan bagi masyarakat pemilik kendaraan bermotor baik roda dua dan empat, untuk memperoleh keringanan, pembebasan dan insentif daerah tersebut, wajib pajak harus mengajukan permohonan secara tertulis kepada Gubernur (formulir diambil di UPTD PPD setempat) melalui Kepala Bapenda Sulut dengan melampirkan persyaratan formal berupa: Fotocopy KTP/Surat Keterangan; Fotocopy STNK; Fotocopy SKPD (notice); Fotocopy BPKB/Surat Keterangan/Bukti Setoran Terakhir Fotocopy BPKB (untuk proses balik nama dan perpanjangan STNK); Kwitansi jual beli kendaraan (untuk proses balik nama).

Besarnya pemberian keringanan adalah sebagai berikut: 1. PKB Untuk PKB tahun berjalan dibayar seluruhnya; Untuk tahun ke 2 (dua) diberikan keringanan dan pengurangan sebesar 50% dari pokok PKB Untuk tahun ke 3 (tiga) sebesar 60% dari pokok PKB Untuk tahun ke 4 (empat) sebesar 70% dari pokok PKB Untuk tahun ke 5 (lima) sebesar 80% dari Pokok PKB Untuk tahun ke 6 (enam) dan seterusnya diberikan pembebasan pokok PKB 100%.

Denda keterlambatan PKB diberikan pembebasan 100% 2. BBNKB Kendaraan Bermotor untuk tahun pembuatan 5 (lima) tahun terakhir diberikan keringanan dan pengurangan pokok BBNKB sebesar 50% dan penyerahan kedua dan seterusnya dan pembebasan denda 100% Kendaraan Bermotor untuk tahun pembuatan 6 (enam) tahun dan seterusnya diberikan keringaanan dan pengurangan pokok BBNKB sebesar 100% dan penyerahan kedua dan seterusnya dan pembebasan denda 100%.  

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Samsat setempat atau menghubungi lewat WA di 08114371069 / SMS di 081340019886. (*/cat)

iklan1
iklan1