Seruan Aksi Tolak RUU Kontroversi dari Sulawesi Utara Menggema

Aksi unjuk rasa aktivis anti korupsi di Sulut beberapa waktu lalu (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Reaksi publik terutama dari aktivis mahasiswa dan kelompok pro demokrasi terus bergerak massif. Kali ini aksi terkait penolakan sejumlah pasal kontroversi dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Komisi Pembetarantasan Korupsi (KPK) dan RUU KUHP menyeruak di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan di Sulut, akan dirangkaikan dengan doa untuk Papua agar damai.

Hal tersebut disampaikan Risat Sanger selaku Koordinator Aksi. Sanger jebolan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat Manado yang kini menjabat sebagai Koordinator Jaringan Aktivis Sulut itu mengajak kepada seluruh Massa aksi diharapkan berkumpul di Taman Patung Wolter Monginsidi untuk menggelar aksi damai.

”Kita akan menggelar aksi damai konstitusional pada hari Kami, 26 Sept 2019. Pukul 16.00 hingga 18.30 Wita, dengan titik kumpul di Patung Wolter Monginsidi. Massa aksi diharapkan memakai Jaket Almamater masing-masing kampus bagi mahasiswa, dan bagi Masyarakat penggiat anti korupsi menggunakan baju Hitam. Diperkenankan membawa bendera Organisasi masing-masing,” ujar Risat didampingi sejumlah aktivis Gerakan Anti Korupsi Sulut.

Lanjut Risat mantan Korda FOKUSMAKER Sulut ini bahwa pihaknya menghimbau juga massa aksi supaya membawa Thumbler minuman masing-masing.(*/Redaksi)

Selanjutnya, ini sejumlah tuntutan aksi diantaranya;

Tuntutan :
1. Tolak UU KPK hasil revisi DPR, RUU KUHP dan usut tuntas kebakaran hutan Riau.

2. Mendoakan untuk kedamaian di Papua.

iklan1
iklan1