Bersama Ratusan Pemuda Pelajar Manado, LP3 Citra Muda Insani dan Kemenpora Resmi Gelar Sosialisasi PANTAW

Penyerahan Cendramata dari Asdep Peningkatan Imtak dan Ipteq pemuda kepada Sekretaris LP3 CMI Ritno Ashar (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Berhasil menggelar sejumlah kegiatan yang konsen kepada pembangunan pemuda, LP3 Citra Muda Insani yang di nakodai Idham Zakaria, SE.MM, selaku Ketua intens menunjukkan eksistensi terhadap masalah sosial dan kepemudaan di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Setelah beberapa waktu yang lalu sukses dengan mengadakan kegiatan pelatihan kepemimpinan dan sejumlah kegiatan kepemudaan lainnya.

Kali ini bersama dengan Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Imtaq dan Ipteq Pemuda, Kementerian Pemuda dan olahraga Republik Indonesia (RI) mengadakan kerjasama dalam kegiatan Sosialisasi Pemuda Anti Tawuran (PANTAW) di Kota Manado, Kamis (26/9/2019). Kegiatan yang di pusatkan di Aula MAN Model Manado itu dibuka langsung Asdep Peningkatan Iptek dan Imtaq Pemuda Kemenpora, Dr Hamka Hendra Noer, M.Si, mewakili Deputi. Kegiatan dihadiri ratusan pelajar, mahasiswa dan perwakilan OKP.

Pemaparan materi disampaikan Asdep Dr Hamka Hendra Noer (FOTO Suluttoday.com)

Dalam sambutannya Hamka mengajak para pemuda dan pelajar agar menghindarkan diri dari aktivitas yang merusak masa depannya. Salah satu pemicu perusak masa depan ialah tindakan tawuran, jauhkan diri dari pemikiran serta perilaku yang pro terhadap radikalisme. Hamka mengingatkan agar kaula muda membiasakan diri berpartisipasi dalam rotasi pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Para peserta sosialisasi saat mendengarkan sambutan Asdep dari Kemenpora RI (FOTO Suluttoday.com)

”Kegiatan Pemuda Anti Tawuran ini penting diikuti agar kita mengenali, memahami kemudian menjauhi praktek-praktek tawuran. Karena tawuran sangat merugikan kita, akan terlahir jarak pemisah antara masyarakat yang harus hidup rukun dan gotong royong. Pemuda dan pelajar harus menjadi pelopor pembangunan, menjadi aktor yang turun memberi dukungan terhadap partisipasi pembangunan, bukan pasif, apalagi menjadi destruktif atau merusak,” ujar Hamka.

Suasana foto bersama (FOTO Suluttoday.com)

Untuk diketahui kegiatan sosialisasi ini diisi beberapa materi baik dari pihak Kemenpora RI, Kapolres Manado, dan Kadis Pora Manado. Materi yang diberikan, diantaranya nilai-nilai kebangsaan seperti wawasan Trimada atau tiga mandat pemuda, wawasan multikulturalisme, pembentengan diri berupa materi mendekatkan diri kepada Tuhan, perbanyak membaca, selektif dalam berteman, perbanyak kegiatan positif. Kemudian, nilai dasar perdamaian berupa 12 nilai dasar perdamaian, Pencasila UUD dan NKRI. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1