Penambang Liar Beraksi Lagi di Bakan Bolmong, Warga Sekitar Terkejut

Tenda yang diamankan pihak keamanan (Foto Ist)

BOLMONG, Suluttoday.com – Telah nyata perbuatan melawan hukum alias ilegal Penambang Tanpa Izin (PETI) di kawasan Desa Bakan, Kabupaten Bolmong induk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dilakukan penambang, rupanya tidak berhenti. Seakan tidak ada kesadaran bahwa perbuatan tersebut adalah melanggar ketentuan perundang-undangan.

Pasalnya, atas perbuatan penambangan liar itu kawasan sekitar mulai kambuh lagi beberapa hari terakhir ini. Para oknum penambang ilegal datang lagi mengeruk kandungan emas di lahan yang sudah dilarang untuk dieksploitasi. Para oknum tersebut seperti tidak menghiraukan larangan pemerintah serta bahaya longsor yang akan terjadi lagi.

”Masih saja para oknum PETI ini beraksi menggali emas secara liar. Kami tidak tahu dari mana mereka masuk. Tiba-tiba saja kelihatan ada lampu dari camp di lereng bukit Busa yang pernah menimbun puluhan pekerja tambang,” ujar Khairudin warga kampung mengaku kaget.

Lanjut Khairudin mengaku menegur jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Aktivitas oknum-oknum itu dipantau dari kejauhan di seberang bukit Busa kelihatan kerlap kerlip lampu dan suara bunyi disel.

”Iya betul, kalau siang bisa kelihatan dari sini tenda warna hijau dan biru yang didirikan para penambang,” ucap Khairudin yang dibenarkan warga lainnya, Senin (30/12/2019).

Untuk diketahui, sampai berita ini diterbitkan belum ada konfirmasi dari Dinas ESDM Pemkab Bolmong terkait aktivitas PETI di Bakan. Informasi dari PT JRBM, pemilik konsensi di Bakan, mereka baru mengetahui ada aktivitas PETI di area camp side. Malah PETI seperti kompak masuk di Busa, Bukit Berkat dan Gunung Botak.

”Sempat, kami dua hari lalu telah mengajak dengan cara persuasif kepada warga PETI. Tapi tidak diimbau,” tutur Gito Manager Security PT JRBM. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1