Gumalangit, Wowor dan Boroma Bertemu

Rusdy, Rocky Wowor dan Suhendro Boroma (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Jarang ditemui adanya pertemuan di ruang publik antara tiga tokoh penting putra Bolaang Mongondow Timur, akhirnya bisa bertemu. Selasa (7/1/2020), Rocky Wowor, Rusdi Gumalangit dan Suhendro Boroma ditemui di salah satu hotel ternama di kawasan Boulevar, Manado.

Diantaranya, Suhendro Boroma, dikenal sebagai tokoh pers nasional itu sudah nongkrong di lobi semenjak sore. Ia ditemani geng KAHMI Sulut dan Manado. Antara lain, Baso Affandi, Madzabullah Ical Ali, Agus Abdullah, Hairil Paputungan dan lainnya.

”Sedang kongko-kongko bahas program-program KAHMI ke depan,” elak Om Edo, panggilan akrab Dirut Jawa Pos Holding dan Manado Post Grup itu.

Setelah Magrib, muncul Rusdi Gumalangit (RG). Wakil Bupati Boltim aktif itu rupanya memilih nongkrong di hotel tersebut sambil menunggu sang istri yg sedang ada urusan lain.

”Mo ngopi dulu. Pas ujang-ujang bagini to,” kata RG.

Ia kaget sdh ada Om Edo di tempat itu. ”Auw, rupa mujur ini. Bakudapa deng Bos Koran Nasional asal Togid dan Pakar Survei,” canda RG pada Om Edo dan Baso.

Setelah Isa, tiba-tiba muncul Rocky Wowor. Putra Modayag ini rupanya hendak menemui kerabatnya yang nginap di hotel itu.

”Kok bisa ya. Tiga orang Boltim ketemu di sini. Tuhan so ator,” ucap Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut ini, sambil tersenyum lebar.

Ketiganya tampak sumringah. Setelah berurusan dgn kolega masing-masing, ketiganya lantas kumpul semeja. Di pojok. Hanya mereka bertiga. Baso Affandi cs yg menemani Om Edo bahkan ‘menyingkir’ ke meja sebelah.

Memberi kesempatan trio itu diskusi. Penasaran kan? Kira-kira dorang tiga bicara Pilkada Boltim? Atau sekadar kangen-kangenan? Apalagi ketemunya tdk sengaja.

”Kami melepas rindu dan diskusi kecil soal kampung halaman. Tidak ada yang luar biasa,” kelit Om Edo.

”Jarang-jarang ketemu di tempat yg sama. Dan lagi apa salahnya kami diskusi sebagai sesama Putra Boltim,” ucap Rocky yang adal Modayag.

Masih dengan senyum penuh arti. Sedang RG memilih tdk berkomentar lebih. ”Saya jadi pendengar saja,” tukas RG merendah.

Ah, masak sih, tdk nyentil soal Pilkada Boltim? Aaa pasti bo’ong nih. ”Adalah dikit-dikit nyentil Pilkada. Apalagi Pak Hendro dan Pak Rusdi sudah mendaftar untuk ikut Pilbup. Tapi msh diksuso umum. Belum spesifik. Bila kalau diinterpretasi lebih dari itu, ya tidak apa-apa. Kan lagi momentnya. Wajar kalau kami bertiga turut menyentil Pilbup,” beber Rocky.

Putra pengusaha Boltim Robby Wowor dan Olvie Keintjem itu tdk melarang pertemuan tak sengaja itu ditafsir lebih.
Rocky, peraih suara terbanyak ke DPRD Sulut dari Dapil Bolmong Raya, itu lebih dulu beranjak. Ia pamit sekira Pukul 21.30 Wita, karena hendak berkemas utk terbang ikut Rakernas PDIP di Jakarta.
Menyusul kemudian Rusdi, yg sdh dijemput sang istri.

”Saya langsung pulang. Besok (hari ini, red) harus ngantor. Banyak agenda di pemerintahan,” cetus birokrat handal yg kini terjun ke politik itu.

Sementara SB melanjutkan kongko-kongko dengan pengurus KAHMI Sulut dan Manado.

”Biasa aja. Sesama orang kampung bakudapa, pastilah banyak yg dibicarakan,” elak SB.

Seperti diketahui, belakangan SB digadang kuat bakal diusung partai besutan Olly Dondokambey, itu utk bertarung di Pilbup Boltim.

Sebelum pertemuan tak sengaja trio ini, SB juga terciduk mengunjungi kediaman Ketua DPC PDIP Boltim Meydi Lensun di Modayag. Hanya ia tdk merinci apa isi pertemuanya dengan eks Wabup Boltim itu.

”Saya bertahun baru ke rumah Pak Meydi. Karena waktu Natalan belum sempat berkunjung,” kata Om Edo. (*/Redaksi)

iklan1
iklan1