Archive for: Februari 2020

Testimoni Bang EmDe di HUT Emas DR Taufiq F Pasiak

Suasana perayaan HUT Dokter Taufiq Pasiak (Foto Suluttoday.com)

SPIRITUAL NEUROSCIENCE:
Political Behavior Taufiq Frederick Pasiak

Kehadiran teman-teman, kolega dan handai tolan dari berbagai kalangan, kelas sosial, dan Gender dalam acara HUT Emas dokter Taufiq semalam di Hotel Aston membuat pikiranku melayang ke beberapa bulan lalu pd acara HUT sobat H. Ucan Mantow di RM Dabu-Dabu JS.

Di acara HUT UMAT itu, Haji Herson Mayulu (H2M) menyampaikan pesan Gubernur Sulut, OD bahwa Pemilu Kota Manado Kali ini PDIP akan merekrut wakil dari kalangan Muslim. Dari 10 figur muslim yang ada dikerucutkan menjadi 4 nama, dan nama Taufik Pasiak (TAPAK) berada pada urutan nomor wahid.

Bisa jadi posisi urutan utama nama TAPAK inilah yg membuat dia percaya diri untuk mengambil posisi balon Walikota melalui jalur perseorangan. Hal ini pun dibuktikannya sacara serius dgn mengumpulkan KTP hingga ribuan (bahkan katanya, sudah diatas 20 ribuan), menempatkan baliho di-mana2, plus kerja-kerja sosial lainnya.

Dalam acara Syukuran Senator, Ir. H. Djafar Alkatiri, Mpd, dokter Taufiq membuat saya terkejut ketika ia menyampaikan pesan bhw ia mundur dari pencalonannya sbg Wali Kota Manado dengan berbagai argumentasinya. Tapi, saya membacanya bhw sesungguhnya TAPAK hanya BERHENTI dari UPAYA mengumpulkan KTP, dan Memasang Baliho di-mana2.

Seandainya, TAPAK tidak melakukan gerakan mengumpulkan KTP, memasang Baliho dimana-mana, plus memproklamirkan diri maju sbg Walikota, tapi kerja2 sosialnya tetap berjalan krn itu mmg kebiasaannya, saya kira justru bisa membuat PDIP “bingung”.

Adanya karangan Bunga dari Gubernur dan Wakil Gubernud Sulut di HUT Emasnya bisa pula ditafsirkan bhw namanya tetap masuk dalam survei PDI PERJUANGAN Sulut.

Persoalan TAPAK akan diakomodir atau tidak hanyalahTakdir yang akan menjawabnya.!

____________________

Tulisan Bang EmDe (Mahyudin Damis), Dosen Unsrat Manado

iklan1