Archive for: Februari 2020

Jackson Harapkan Persipura Diberkati di Manado

Jumpa Pers Persipura jelang laga (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kick Off Persipura Jayapura versus PSIS Semarang di ajang Shoope Liga 1 dipastikan berlangsung di Stadion Klabat, Minggu (1/3/2020) pukul 15.30 sore.

Selain tekad menang sepanjang mengarungi panasnya Liga 1 musim ini, Pelatih Jackson F. Tiago mengharapkan berkat di Kota Manado.

“Sebagai tim musafir, kami harapkan berkat di Kota Manado. Artinya berkat kemenangan jadi harapan Persipura di tanah Manado,” ujar Jackson dalam sesi Conference Pers di Stadion Klabat, Sabtu (29/2/2020).

Persipura sendiri berupaya beradaptasi dengan iklim Manado.

Menghadapi PSIS Semarang, pemain gelandang Persipura, Tot Fere mengaku tak memiliki beban apapun. Intinya, bermain lepas tanpa memikirkan beban itu sudah baik kendati memiliki predikat Pemain Terbaik Liga 1 musim 2019 lalu.

“Kita main lepas saja. Ikuti arahan pelatih agar bisa meraih kemenangan,” kata Ferr. (*/Don)

RICHARD SUALANG: Berbeda Itu Kawan

Ajakan ODSK (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak semua politisi memikirkan tentang keutuhan demokrasi. Kita dapat menyaksikan itu dari diksi, kampanye maupun praktek-praktek merusak demokrasi dilakukan. Berbeda dengan watak seperti itu, dr Richard Sualang, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Manado malah memberikan edukasi politik kepada masyarakat Manado saat menatap agenda Pilkada Serentak 2020.

Richard yang saat ini sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu mengajak masyarakat luas, tidak hanya konstituennya untuk berpolitik dengan penuh kegembiraan. Menurut Richard berbeda dalam pilihan dan sikap politik itu hal biasa dalam konteks berdemokrasi, ia bahkan menyebut pebedaan sebagai suatu bagian dari perkawanan.

”Berbeda itu kawan. Jangan saling bermusuhan, jangan saling menebar hoax untuk meraih kemenangan. Kita harus dewasa berpolitik, berkomitmen memperkuat demokrasi dengan sikap tatak rama. Baik politisi dan masyarakat sama-sama saling merangkul. Kemudian, tetap tenang dan mendukung pemerintah ODSK untuk warga Sulawesi Utara,” ujar Richard, Jumat (28/2/2020) saat diwawancarai Suluttoday.com.

Politisi yang juga terlahir proses sebagai aktivis mahasiswa itu menyampaikan jika semua masyarakat melakukan praktek politik dengan kesantunan, maka langkah awal melakukan perubahan akan berjalan baik. Richard tak mau terjebak pada pemahaman politik yang parsial. Politisi yang dikenal berwawasan nasionalis itu mengajak agar masyarakat terlihat aktif menyukseskan Pilkada Serentak 2020, termasuk memilih pemimpin yang hebat dan punya visi menyatukan masyarakat.

”Mari kita bangun narasi politik yang menyejukkan masyarakat. Perkuat kerukunan, jaga kebersamaan. Pembangunan di daerah ini akan berjalan lancar dan sukses manakala diawali dengan proses berdemokrasi yang penuh dengan pikiran positif. Kebersamaan itu perlu ditamakan, jangan memahami politik secara sempit. Terutama kita-kita yang notabenenya politisi, ayo rangkul serta ajari masyarakat untuk berpolitik santun, kita sukseskan Pilwako Manado dan Pilkada Serentak 2020 di Sulawesi Utara. Jangan lupa pilih pemimpin yang telah teruji, bersatu kita maju dan menang. Kita pilih pemimpin hebat,” kata Richard yang juga digadang-gadang maju sebagai calon Wali Kota Manado ini.

Richard juga mengingatkan agar sesama politisi jangan saling memukul, melainkan saling merangkul. Baik politisi yang searah kepentingan politik, maupun yang beroposisi, bagi Richard kontestasi politik mestinya dimaknai sebagai proses berkawan. Tak ada lawan dalam politik, melainkan hanya kawan. Sehingga pentingnya sama-sama saling menguatkan untuk mewujudkan pembangunan. (*/Amas)

Jurani Siap Buka-Bukaan, Tresje Mokalu Tancap Gas

Jurani Rurubua dan Tresje Mokalu (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Konsistensi Komisi III DPRD Kota Manado dalam membuka tabir dan hal-hal yang dinilai janggal patut diberi dua jempol. Pasalnya, terkait alat incenerator yang sempat berpolemik sampai saat ini terus dikawal Komisi III. Hal tersebut seperti disampaikan sejumlah anggota Komisi III DPRD Manado, salah satunya dipaparkan Jurani Rurubua.

Anggota DPRD Kota Manado dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Manado itu bahkan tegas menyampaikan keberpihakannya terhadap masyarakat dan siap membuka semua proses yang diduga menimbulkan keanehan. Diantaranya yang disoroti legislator vokal ini ialah terkait kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) pemerintah Kota Manado.

”Hingga saat ini, tidak ada penjelasan dari pihak ULP mengenai Tahapan proses tender, Kenapa incinerator yang menelan biaya 11.5 Milyar hanya di PL kan. Sedangkan untuk mengetahui itu, sudah beberapa kali Kami dari Komisi III dijanjikan akan diberikan data mengenai mekanisme pelelangan proyek tersebut. Ada apa dengan ULP?,” kata Jurani.

Tambahnya lagi, semua rekaman suara dari pernyataan ULP di hari pertama hearing telad rekam Jurani. Dari hasil rekaman, ULP menyampaikan bahwa pada besok harinya mereka akan mengantarkan dokumen mengenai tahapan proses pelelangan, namun sampai detik ini, sudah 2 bulan tidak pernah ada dokumen tersebut.

”Kami memanggil hearing kedua dan ketiga, namun tetap pihak terkait tidak pernah hadir tanpa alasan yang jelas. Sangat disayangkan pula, pemerintah kota dalam hal ini SKPD hanya menjelaskan kepada publik terkait penggunaan alat tersebut. Sementara masalah PL justru tidak ada penjelasan. Hal ini lah yang membuat kami merasa perlu meminta pihak terkait harus koperatif dalam memberikan data proses tahapan pengadaan incenarator,” tutur Jurani.

Politisi muda energik itu menyebut kalau pihaknya bertanggung jawab kepada rakyat. Lanjutnya, Komisi III DPRD Manado tetap akan fokus terhadap hal incenerator tersebut karena uang rakyat, 1000 rupiah saja itu berharga apalagi uang Milyar. Transparansi anggaran harus di utamakan, tambah Jurani.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Jumat (28/2/2020) meski penuh pengawasan ekstra wakil rakyat Kota Manado, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Manado, Tresje Mokalu seolah tidak terlalu ambil pusing dengan hal-hal yang telah lewat. Birokrat perempuan yang dikenal blak-blakan dan tegas itu, langsung turun lapangan saat mendapatkan informasi bahwa mesin incenerator digembok dan disegel pihak ketiga. Tresje sepertinya tak mau ribut, dan menghindari membahas sesuatu yang dipolemikkan soal ULP.

”Ini sudah dibuka semuanya (gembok, red) dan Pemkot Manado sudah membayar pada tanggal 30 Desember 2019,” ujar Mokalu menjawab pertanyaan wartawan Suluttoday.com terkait dugaan belum dilunasinya pembayaran proyek miliaran rupiah tersebut. (*/Amas)

Tingkatkan Sinergitas, WAWALI MOR: Sukseskan Gerakan Manado Bakobong

Wali Kota dan Wawali Manado saat acara launching (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Jumat (28/2/2020), dilangsungkannya launching program Gerakan Marijo Bakobong yang digagas pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pertanian Kota Manado berjalan lancar. Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado itu dihadiri Wali Kota, Dr. GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE.

Mor Bastiaan saat diwawancarai media ini menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan sinergitas antar lembaga di daerah untuk bersama-sama memajukan pertanian, dengan mengambil peran sebagai Pimpinan Daerah untuk menggerakkan penyuluh pertanian, petugas lapangan lainnya, petani dan pelaku usaha dalam pembangunan pertanian.

”Gerakan Manado Bakobong perlu disukseskan. Tentunya ini bagian dari program sinergitas dari pemerintah Kota Manado dengan pemerintah pusat. Termasuk, meningkatkan peran pemimpin non formal kemasyarakatan seperti KTNA, Kelembagaan Petani, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Asosiasi, Organisasi Profesi, dan lain-lain dalam pembangunan pertanian,” kata Mor yang juga kader Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Wawali Mor Bastiaan saat mengendarai alat berat (Foto Istimewa)

Wawali yang dikenal murah senyum itu mengatakan soal pentingnya program ini dilauching agar memacu dan meningkatkan kesadaran warga Manado untuk menanam. Selain itu, tambah Mor menyebut kesinambungan program sangat diperlukan dalam skala pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

”Bawasannya kita sedang swasembada dibidang pertanian dan ada beberapa Hasil Pertanian yang sedang dikejar, melalui Gerakan yang nanti kita ikuti bersama yang disebut dengan “Kostra Tani” Komando Strategi Tani. Meskipun Manado bukan daerah pertanian, tapi kita harus mendukung Gerakan Ini dengan pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk menghasilkan bermacam-macam tanaman pertanian sehingga bisa menopang perekonomian kerakyatan nantinya,” ujar Mor sambil mengajak warga Manado ”marijo bakobong” atau mari berkebun. (*/Amas)

Bung Hilman Silaturahmi Bersama Pemuda Muslim Manado

Bung Hilman Idrus saat silaturahmi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kontestasi Pilwako Manado 2020 diprediksi berjalan demokratis dan penuh dinamika. Jumat (28/2/2020), Hilman Idrus selaku kader PDI Perjuangan Kota Manado menggelar silaturahmi di kawasan Jalan Roda (Jarod) Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Perhelatan politik harus didasari atas semangat kekeluargaan, kata Bung Hilman. Ada beberapa agenda penting yang dibawa Bung Hilman dalam silaturahmi kali ini yakni untuk melakukan sosialisasi terhadap sosok Richard Sualang sebagai bakal calon Wali Kota Manado.

“Harus riang gembira dalam menyambut dan menyukseskan Pilwako Manado 2020. Saya menilai beberapa figur yang berkembang, mendapat dukungan luas dari masyarakat, diantaranya figur seperti Richard Sualang, beliau paling banyak didukung kader PDI Perjuangan Kota Manado, beliau ini simbol partai. Pak Richard memiliki peluang besar menjadi calon Wali Kota Manado,” kata Bung Hilman.

Politisi muda yang juga pernah menjabat Sekretaris DPD KNPI Sulut itu menyampaikan dukungannya dihadapan aktivis muslim Manado agar sama-sama mendukung kembali kepemipinan OD-DK sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Mari kita mendukung sosok pemimpin yang bisa menyatukan masyarakat dan hebat dalam urusan kepemimpinan.

Suasana akrab dalam silaturahmi bersama aktivis muslim (Foto Suluttoday.com)

“Kemudian soal pembangunan Sulawesi Utara yang semakin maju. Pemimpin hebat ya, tentu ada pada sosok Olly Dondokambey-Steven Kandouw, mari kita lanjutkan untuk Sulut hebat. Kalau kita bersatu memenangkan OD-SK kembali maka daerah ini akan lebih maju,” kata Bung Hilman yang aminkan Noho Poiyo dan sejumlah aktivis muslim Kota Manado lainnya.

Tidak hanya sampai disitu, dalam percakapan dan silaturahmi tersebut Udin Karim, warga Manado juga menyampaikan simpatinya terhadap sosok Richard Sualang dan OD-SK yang dinilai sangat tepat memimpin daerah ini.

“Pak Richard Sualang untuk Wali Kota Manado, lalu Pak OD-SK untuk calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sulut sangat tepat. Kolaborasi untuk pembangunan Manado dan Sulut akan terbangun kalau paket seperti ini kita dorong bersama,” tutur Karim.

Silaturahmi sambil ngopi sore dan makan bersama (Foto Suluttoday.com)

Sambutan positif terhadap apa yang disampaikan dan menjadi ajakan Bung Hilman juga disambut baik para aktivis muslim Kota Manado. Jefri, Awaludin Pangkey, Noldy, Iskandar, Ismet dan beberapa aktivis pemuda muslim lainnya pun memberi dukungan terhadap silaturahmi yang dilakukan Bung Hilman. (*/Amas)

iklan1