USRAN MANTOW: Guru dan ASN Kemenag Manado Lakukan Aktivis Seperti Biasa

H. Usran Mantow (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Irwan Musa, Minggu (15/3/2020) secara resmi mengeluarkan Surat Edaran yang merujuk dari Surat Edaran Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Senin (16/3/2020), kepada Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam Kemenag Kota Manado, H. Usran Mantow saat diwawancarai Suluttoday.com, menyampaikan terkait dengan Edaran tersebut harus dilaksanakan, tanpa alasan apapun.

”Sesuai Surat Edaran Kakanwil Kemenag Sulut, kami jajaran dibawahnya tentu wajib melaksanakan. Salah satu poin penting adalah bahwa Guru, ASN tetap melakukan aktifitas seperti biasa dalam proses belajar mengajar. Namun proses belajar mengajar dilakukan secara online,” ujar Ucan sapaan Mantow.

Tidak hanya itu, kondisi siswa-siswinya tetap berada di rumah. Selain itu, lanjut Ucan menyebutkan rencana Kemenag Agama Kota Manado akan turun melakukan monitoring ke Madrasah-Madrasah MI, MTS, MA dan MAK yang ada di Manado. Kemudian, pihaknya juga akan memastikan agar proses pembelajaran online berjalan dengan lancar.

”Selasa 17 Maret 2020, besok kami Tim Kemenag yang terdiri dari Kepala Seksi Pendis dan Pokjawas dan Pengawas dan JFU akan memantau dan melakukan monitoring disetiap Lembaga Pendidikan Keagamaan. Guru-guru Madrasah yang melakukan pembelajaran online, kami turun guna memastikan bahwa sistem itu berjalan atau tidak. Termasuk didalamnya adalah pembelajaran di Pondok Pesantren,” kata Ucan yang juga jebolan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado ini.

Monitoring tersebut, tambah Ucan dilakukan untuk memastikan bahwa sistem belajar mengajar berjalan, agar aktifitas belajar juga bisa dikomunikasikan. Dikontrol oleh orang tua siswa, sehingga apa yang disampaikan dalam Surat Edaran (pemerintah dan kakanwil kemenag Sulut) benar-benar akan dilaksanakan.

”Perlu dibangun konsep berpikir dimasyarakat bahwa proses belajar dan mengajar tetap dilaksanakan seperti biasa. Dengan pembelajaran online Kemenag telah menyiapkan Aplikasi Pembelajaran bagi siswa-siswi Madarasah namanya e-Learning yang dilaksanakan oleh Guru kepada Siswa,” tutur Kasi Ucan menutup.

Untuk diketahui, Usran juga memaparkan beberapa petikan dalam Surat Edaran tersebut mencantumkan bahwa lembaga Pendidikan Agama dan Keagamaan dilingkungan Kementerian Agama Kota Manado diatur sebagai berikut :

a). Waktu mulai tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 seluruh Siswa Madrasah Negeri/ Swasta dan pondok pesantren di semua tingkatan Diniyah, RA,MI,MTS dan MA/MAK TPQ,TKQ ,SMTK, SMAK dan SMPTK melakukan kegiatan belajar mengajar dirumah masing-masing.

b). Untuk Madrasah Negeri dan Swasta kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan mendouwnload Aplikasi E-Learning Madrasah (http:elaerning.kemenag.go.id) atau pembelajaran online lainnya.

c). Untuk SMTK,SMAK dan SMPTK kegiatan pembelajaran dapat dilakukan melalui kelas Maya dalam aplikasi “Romah belajar”yang dikembangkan oleh pusdatin kemendikbud.

d). Kepala Lembaga Pendidikan Agama dan keagamaan memastikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dirumah berjalan dengan baik.

e). Kepala Lembaga Pendidikan Agama dan Keagamaan menginformasikan kepada orang tua siswa untuk melakukan pengawasan dan memastikan putra-putrinya tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran dirumah serta membatasi aktifitas diluar rumah.

f). Pelaksanaan Ujian akhir Madrasah berstandar Nasional berbasis komputer (UAMBN-BK) tingkat Madrasah Tsanawiyah ditunda untuk selanjutnya dilakukan penjadwalan ulang.

g). Pelaksanaan UNBK tetap dilaksanakan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan UNBK.

h). Semua lembaga Pendidikan Agama dan keagamaan agar menunda kegiatan lomba-lomba pendidikan/lomba-lomba lainnya dan kegiatan outing class/studytour

i). Pengawas, Guru dan tenaga Kependidikan masuk kerja seperti biasa.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1