ASHIRI Minta Pemkot Manado Tinjau Kembali Surat Edaran

Surat Edaran pemerintah Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Langkah mengantisipasi penyebaran virus Corona serius dilakukan pemerintah Kota Manado. Meski begitu, hal lain juga perlu dipertimbangkan. Diantaranya soal kondisi ekonomi dan ladang mata pencaharian masyarakat jangan sampai tersumbat. Jumat (20/3/2020), berdasarkan Surat Edaran pemerintah Kota Manado Nomor: 044/B-21/PTSP/24/2020, tentang pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Manado menuai keberatan dari pengurus Asosiasi Hiburan dan Rekreasi (ASHIRI) Kota Manado.

Ketua ASHIRI Manado, Arthur Supit pada Suluttoday.com, Jumat (20/3/2020) menyampaikan beberapa permohonan kepada pemerintah Kota Manado guna menjadi perhatian dan pertimbangan terkait Surat Edaran menutup sementara beroperasinya tempat hiburan malam. Arther menyebut dampak dari ditutupnya usaha hiburan malam akan berefek fatal pada ekonomi para pekerja (karyawan) tempat hiburan malam.

“Berdasarkan Surat Edaran pemerintah Kota Manado yang ditandatangan Sekretaris Daerah Kota Manado itu kami mohon dipertimbangkan lagi. Bayangkan saja tempat hiburan malam, Spa dan sejenisnya ditutup untuk sementara waktu yaitu dari tanggal 17 – 30 Maret 2020, lantas bagaimana para karyawan atau pengusaha ini membiayai hidupnya. Kalau usaha mereka ditutup selama itu, pendapatan mereka berhenti. Kasihan, ekonomi masyarakat menjadi makin lemah, dan memprihatinkan,” ujar Supit.

Arthur Supit, Ketua ASHIRI Manado (Foto Istimewa)

Ditambahkannya bahwa para pemilik usaha dan utusan karyawan (pekerja) yang tergabung di ASHIRI Kota Manado meminta kebijaksanaan dan dispensasi pemerintah Kota Manado. Agar penutupan sementara waktu dibatasi 3 hari saja. Pihaknya menerima melakukan operasi dengan memenuhi standar yang disediakan pemerintah Kota Manado.

“Kami minta dan sangat berharap Pak Wali Kota bersama Pak Wakil Wali Kota Manado untuk meninjau kembali Surat Edaran ini. Agar tempat usaha hiburan dan pariwisata di Manado diliburkan tiga hari saja. Setelahnya kami bekerja seperti biasa, intinya ketentuan yang diajukan pemerintah soal standar untuk antisipasi virus Corona kami siap laksanakan,” tutur Supit sambil berharap Pemkota Manado mengabulkan permohonan mereka.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1