Catatan Buat Najwa Shihab

Syahrul Efendi Dasopang (Foto Istimewa)

Oleh : Syahrul Efendi Dasopang

Aku sudah melihat tayanganmu. Inti persoalannya, bagaimanakah fungsi agama dalam situasi histeria massa dan kekalutan akibat wabah corona sekarang ini. Jelas tayangan itu esensinya, meletakkan agama sebagai instrumen, dan nyata terlihat cara pandang intrumentalisme. Salahkah itu? Nggak tahu. Tapi aku tidak sependapat.

Soalnya seakan-akan agama tiba-tiba dihadirkan jika manusia berkepentingan untuk keselamatan dirinya. Tapi ketika manusia senang dan aman, agama diumpetin di balik konde dan rambut mereka yang acak-acakan.

Seolah agama, bagaikan tebu saja: habis manis sepah dibuang. Seolah agama bagaikan masker saja: jika ada penyakit menular, pakelah masker. Jika aman buang masker.

Agama tidak seperti itu. Agama adalah warisan berharga para Nabi dari Khalik mereka yang berguna bagi pembimbing bagi manusia kepada kehidupan yang tenang, adil, harmonis dan permai. Itu gak bisa kalau cara pandangnya instrumentalisme.

___________________

Penulis adalah mantan Ketum PB HMI (MPO)

iklan1
iklan1