Dinilai Ilegal, Langkah Politik SSK Dipermasalahkan Kader PPP

Abdul Malik Suma (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tensi politik di Kota Manado memang selalu mengalami peningkatan. Bahkan di tengah warga kota yang mengkhawatirkan tentang penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19). Masih ada politisi yang melakukan kegiatan kemanusiaan dengan melibat-libatkan Partai Politik. Sebut saja salah satu politisi, Ir. Sonya Selviana Kembuan, bakal calon Wali Kota Manado yang kini mendapat sorotan dari kader parpol.

Akibat manuver politik SSK, sapaan akrab Kembuan yang memasang baliho dengan menggunakan logo sejumlah parpol. Jumat (3/4/2020), Abdul Malik Suma, kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menyampaikan keberatannya. AMS, begitu nama Malik disingkat menilai pelibatan logo PPP adalah ilegal.

“Selaku kader PPP, saya protes dan menilai dicantumkannya logo PPP yang bersamaan dalam satu baliho dengan SSK yang notabenenya balon Wali Kota Manado sebagai tindakan yang tidak bijak. Kami kader PPP tidak tahu soal ini, secara kelembagaan PPP belum memutuskan siapa kandidat yang kita usung di Pilwako Manado,” ujar AMS yang juga mantan pengurus BKPRMI Sulut ini tegas.

Jebolan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) dan juga alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado itu menyesalkan tidakan tersebut. AMS menyampaikan dirinya telah mengajukan laporan resmi ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP. Tidak hanya disitu, rencana AMS menempuh jalur hukum dengan melaporkan praktek yang tidak etis itu ke Polda Sulawesi Utara (Sulut).

Baliho SSK bersama logo PPP (Foto Suluttoday.com)

“AD/ART PPP jelas menganjurkan dan memerintahkan bahwa keputusan lembaga bersifat resmi. Terstruktur dengan prinsip kita menghormati hierarki struktural, sejauh ini DPP PPP belum memutuskan mendukung siapa. Begitu pula DPC PPP Kota Manado belum mengadakan rapat kepada siapa haluan kebijakan dukungan parpol diberikan, saya pertanyakan dan keberatan karena logo PPP dilibatkan dalan baliho-baliho dari SSK. Saya telah menyampaikan laporan keberatan selaku kader ke DPP PPP. Setelahnya saya akan melaporkan ke Polda Sulut,” kata AMS menutup.

Sementara itu, upaya untuk mengkonfirmasi ke SKK masih mengalami kendala. SSK juga diduga melakukan manuver politik yang terlampau berani. Ia tampil dengan gaya yang sedikit berbeda dengan politisi lainnya.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1