Kepala BP2MI Rayakan Hari Buruh dengan Pekerja Migran Indonesia

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani bersama pekerja migran (Foto Istimewa)

JAKARTA, Suluttoday.com – Tepatnya May Day atau Hari Buruh, 1 Mei 2020 pemerintah Indonesia memberikan edukasi kepada publik betapa penting sinergitas. Dan mulianya para pekerja atau buruh. Melalui Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani, hal tersebut dilakukan. Rhamdani langsung mengunjungi dan secara sederhana beredialog dengan para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam kesempatan berbincang dengan beberapa PMI di Selter Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (1/5/2020), Rhamdani mengucapkan selamat Hari Buruh, untuk seluruh PMI. Rhamdani juga tak segan meminta maaf bila pelayanan BP2MI belum berjalan maksimal sesuai harapan PMI.

”Saya juga meminta maaf, jika ada perlakuan para Petugas dari BP2MI yang kurang menyenangkan kepada para Pekerja Migran Indonesia. Melalui kesempatan yang berbahagia itu saya menyampaikan selamat Hari Buruh kepada teman-teman Pekerja Migran Indonesia,” ujar Rhamdani.

Bincang akrab Benny Rhamdani dengan PMI (Foto Istimewa)

Rhamdani yang sejak mahasiswa dikenal doyan donstran jalanan ini meninjau kedatangan 717 Pekerja Migran Indonesia dari UEA, Brunai, Hongkong dan Aljazair di Bandara Internasional Soekarno – Hatta, Jumat. Rhamdani juga hendak memastikan pelayanan yang diberikan petugas BP2MI kepada para Pekerja Migran Indonesia berjalan dengan baik.

”Saya datang ke Bandara Soekarno Hatta untuk melihat langsung kedatangan PMI dan juga menyaksikan langsung bagaimana para petugas lapangan BP2MI bekerja secara baik dalam memberikan pelayanan kepulangan PMI ke tanah air,” kata Rhamdani.

Politisi Partai Hanura itu terpantau begitu gembira saat berbincang dengan para PMI. Rhamdani berbicara banyak hal dengan mereka, dan bisa melihat PMI tiba di negerinya sendiri yang mungkin sudah lama mereka rindukan untuk pulang dan bertemu dengan keluarga.

”Iya, amat senang rasanya bisa menyapa para pekerja migran. Saya ngobrol dengan mereka, begitu akrabnya. Harapan saya apa keluhan atau kesulitan mereka bisa saya dapatkan, lalu beri jalan keluarnya,” ujar Rhamdani.

Kepala BP2MI berbincang saat temui PMI (Foto Istimewa)

Pria asal Sulawesi Utara ini mengatakan bahwa proses perbaikan fasilitas juga tengah digenjotnya. Rhamdani langsung mengecek Selter (tempat penampungan PMI) untuk yang tertahan dan belum bisa melanjutkan perjalanan ke daerah asalnya.

Rhamdani mengatakan Selter untuk PMI masih dalam keadaan yang kurang pantas dan tidak tertata baik dan layak sebagai penghormatan bagi tempat penampungan sementara PMI.

”Sudah saya perintahkan Kepala Unit BP2MI untuk secepatnya melakukan pembenahan dan rrenovasi. Saya ingatkan dalam 3 Bulan kondisi selter sudah harus lebih baik. Saya janjikan 3 bulan kedepan saya akan datang kembali untuk melihat kondisi selter tersebut,” kata Rhamdani.

Mantan Wakil Ketua Komite 1 DPD RI itu juga tak lupa menyampaikan selamat Hari Buruh kepada PMI sebagai bentuk rasa hormat Saya kepada para PMI, Sebagai Kepala BP2MI, Saya juga meminta maaf kepada Mereka Jika selama ini BP2MI belum bisa memberikan pelayanan terbaik dan Memuaskan.

”Tentu disisi lain saya juga meminta maaf, Jika ada perlakuan Para Petugas dari BP2MI yang kurang Menyenangkan kepada para Pekerja Migran Indonesia,” ujar Brani, sapaan akrab jebona aktivis ’98 ini.

Melalui kesempatan tersebut, Rhamdani juga bersujud dihadapan pekerja migran Indonesia. Selain sebagai bentuk rasa hormat, tambah Rhamdani pertanggung jawabannya sebagai Kepala BP2MI, Brami meminta maaf jika belum bisa memberikan pelayanan terbaik dan Memuaskan.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1