Legislator Sulut Tegaskan Penjual Takjil Tak Perlu Dilarang

dr. Richard Sualang, anggota DPRD Sulut (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Memastikan agar masyarakat Kota Manado tetap menjalankan anjuran pemerintah tentang kedisiplinan menjalankan protokol Corona Virus (Covid-19), dr Richard Sualang, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (4/5/2020), kembali mengingatkan masyarakat. Sualang meminta agar masyarakat untuk terus kompak mengikuti apa yang disampaikan pemerintah.

”Mari kita secara bersama-sama, saling mengingatkan untuk patuhi anjurang dan instruksi pemerintah tentang upaya memutus mata rantai penyeberan Covid-19. Selama imbauan pemerintah kita jalankan dengan penuh disiplin, saya yakin intensitas masyarakat yang positif Covid-19 akan menurun drastis. Jangan sedikit pun kita abaikan apa yang disampaikan pemerintah soal pembatasan sosial,” kata Sualang yang juga anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Sulut ini.

Legislator Sulut yang juga Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kota Manado itu menanggapi soal keluhan masyarakat baru-baru ini terkait adanya pelarangan atau pembongkaran lapak dagangan masyarakat yang berjualan takjil ramadhan. Menurut Sualang tidak perlu Satpol PP merang masyarakat yang tengah berjuang mencukupkan kebutuhan ekonominya. Penataan dan pengaturan menjadi prioritas tugas yang harus dijalankan pemerintah melalui Satpol PP.

”Prinsipnya tetap ikut protokol Covid-19, terutama physical distancing. Soal aktivitas tidak perlu dilarang, karena menjual makanan. Bagaimana pun juga kondisi ekonomi masyarakat Kota Manado saat ini sedang terpukul, goyah karena mereka kebanyakan stay di rumah. Sehingga ketika ada yang berjualan takjil dengan memperhatikan protokol Covid-19, mereka tidak perlu dibubarkan atau dibongkar lapaknya,” ujar Sualang yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Manado periode 2014-2019 ini tegas.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1