JIM R TINDI: Anjuran Masyarakat Tetap di Rumah Sudah Terlambat

Jim R. Tindi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Segala cara positif yang tengah dilakukan pemerintah guna mengantisipasi penyebaran Corona Virus (Covid-19) ditanggapi beragam oleh masyarakat. Aktivis Sulawesi Utara, Jim Robert Tindi menyebutkan bahwa pemerintah lamban dalam mengambil kebijakan.

“Anjuran stay at hoome menurut saya sudah terlambat. Saya sependapat dengan beberapa ahli bahwa saatnya berdamai dengan Covid-19, artinya pake masker, cuci tangan, di jadikan gaya hidup,” kata Bung JRT sapaan akrab Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulut ini, Kamis (14/5/2020).

Lanjut Direktur GERAK Sulut itu memaparkan soal situasi eskalasi dan akselerasi penyebaran Covid-19 yang lamban diantisipasi pemerintah. Konsep tentang rakyat di rumahkan harus dipertimbangkan matang, pemerintah perlu menyertakan solusi kepada masyarakat.

“Stay Home hanya membuat masalah baru bagi rakyat, yang di satu sisi negara tak mampu menyelesaikan masalah itu. Pemberian bantuan masih bersifat “proyek” bukan sebuah kewajiban,” ujar aktivis doyan demonstrasi ini tegas.

Jebolan aktivis ’98 itu menambahkan pentingnya pemerintah kompak, terorganisir dan agresif dalam menangani kondisi masyarakat di tengah gelombang Covid-19 yang belum berkesudahan ini. Kebijakan yang tepat, kemudian serius yang saat ini dinantikan masyarakat. Sembari pemerintah dimintanya agar giat melakukan edukasi kepada masyarakat soal Covid-19.

“Pemerintah harus punya alternatif lebih memadai dan solusi tepat guna menghadapi yang sedang mengarah pada kondisi kemiskinan atau kelaparan massal. Karena tak mungkin masyarakat bisa stay di rumah sementara tak punya pemasukan secara ekonomi. Sembari bekerja cepat, beri bantuan yang terbaik pada masyarakat, pemerintah juga perlu perkuat sosialisasi atau edukasi soal Covid-19. Tentu tentang kadar bahaya, cara pencegahan, alat yang digunakan dan hal prinsip lainnya,” tutur JRT menutup.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1