Legislator Iwan Marlian Tegaskan Manado Fiesta Virtual Tidak Berdampak ke Masyarakat

Iwan Marlian (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Upaya membatasi penyebaran Corona Virus (Covid-19) di Kota Manado, menurut Iwan Marlian, Anggota Komisi II DPRD Kota Manado tidak mendapat dukungan penuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran pemerintahan Kota Manado. Menurut Marlian Wali Kota Manado harus mengerahkan instansi teknis untuk serius dan tepat sasaran melawan Covid-19.

”Tidak sejalan dengan apa yang dilakukan instansi terkait. Terutama misalkan untuk Dinas Pariwisata Kota Manado, yang masih ngotot melaksanakan Manado Fiesta melalui pertemuan-pertemuan atau kegiatan virtual. Dampaknya apa terhadap perang melawan Covid-19?, kan tidak ada kaitannya itu,” ujar Marlian yang juga anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Manado ini, Jumat (29/5/2020).

Seperti diketahui, tambah Marlian dalam agenda pembahasan LKPJ, Kamis (28/5/2020) kemarin Dinas Pariwisata Manado tidak memenuhi undangan Komisi II DPRD Kota Manado. Hal itu menjadi penanda bahwa Dinas terkait tidak serius menciptakan sinergitas dengan lembaga Dewan. Ketidak hadiran Kadis Pariwisata, Lenda Pelealu memberi gambaran betapa Dinas tersebut enggan menerima masukan dan saran Komisi terkait.

”Sudah dua kami Komisi II DPRD Manado mengundang Dinas Pariwisata Kota Manado, sayangnya Ibu Kadis tidak hadir. Ya, agendanya termasuk kita mau pertanyakan alokasi anggaran untuk kegiatan Manado Fiesta 2020. Menurut hemat saya, kegiatan Manado Fiesta dari tahun ke tahun tidak terlalu membawa manfaat bagi masyarakat Kota Manado. Di tahun ini, berpapasan dengan pandemi Covid-19 harusnya dibatalkan lalu anggarannya yang besar itu digunakan untuk menangani penyebaran Covid-19. Tapi, yang terjadi malah tidak demikian,” tutur Marlian.

Politisi muda vokal itu menyayangkan jika pemerintah Kota Manado tetap mempertahankan konsep Manado Fiesta dengan memaksimalkan kegiatan-kegiatan virtual. Langkah yang lebih tepat dikatakan Marlian adalah pergeseran anggaran untuk kegiatan melawan Covid-19 secara nyata, bukan virtual yang cenderung tidak membawa dampak berarti bagi masyarakat luas.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1