Dr Burhan Niode: Isu Kesehatan dan Ekonomi Penting di Pilwako Manado

Dr. Burhan Niode, MA (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pengamat politik dan pemerintahan, Dr. Burhan Niode, MA menyodorkan kajian secara umum terkait isu-isu akan strategi yang layak diperjuangkan politisi. Disampaikannya bahwa para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang bertarung dalam helatan Pilwako Manado, Rabu 9 Desember 2020 harus universal membaca kebutuhan masyarakat. Pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISPOL) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado itu menyebut isu kesehatan dan ekonomi menjadi penting di era pandemi.

“Isu kesehatan dan isu ekonomi, khususnya isu lapangan kerja. Isu kesehatan yang akan disampaikan ke publik banyak berhubungan dengan bagaimana memperkuat basis kesehatan masyarakat. Khususnya bagi mereka yang tergolong masyarakat kelas bawah dan mereka yang terdampak Covid-19. Untuk isu ekonomi adalah bagaimana memberikan penguatan terhadap masyarakat yang berdampak langsung adanya Covid 19, terutama mereka yang kehilangan peluang ekonomi,” ujar Niode, Kamis (24/6/2020).

Pengajar di Jurusan Ilmu Politik FISPOL Unsrat itu menjabarkan dan membuat pemetaan juga soal kecenderungan pemilih di Kota Manado. Dikatakannya, kompetisi program akan menjadi indikator penting bagi konstituen untuk memilih kandidat Wali Kota atau Wakil Wali Kota Manado. Isu penting lainnya yang perlu dikembangkan ialah terkait pendidikan dan teknologi informasi yang menyentuh pada kebutuhan pemilih milenial.

“Sektor ini dari hitung hitungan kuantitatif pemilih termasuk segmen pemilih yang besar. Sehinngga para calon secara terbuka harus berani menawarkan program program pemulihan ekonomi bagi mereka yang berdampak. Isu lain menarik lkhususnya bagi pemilih pemula yaitu yaitu isu pendidikan yang berbasis IT atau dengan mengandakan kemajuan teknologi karena dirasakan bahwa di massa Covid-19. Ini transfer knowledge melaui media virtual menjadi sesuatu yang penting. Isu ini menarik bagi pemilih pemula karena mereka yang merasakan langsung dampak dari pemanfaatan IT untuk pendidikan mereka,” kata Niode.

Pengamat politik yang biasa dihadirkan sebagai narasumber dalam seminar dan dialog publik itu mengatakan isu lain lagi yang dapat ditawarkan adalah isu pemerintah yang bersih dan pemerintah yang memanfaatkan sumber sumber dana untuk kepentingan rakyat. Dikatakannya isu tersebut harus dikemas menjadi sesuatu yang mutlak harus dilakukan oleh pemerintah yang berkuasa.

“Dengan kata lain bahwa isu ini menjadi sesuatu program yang bersifat compulsory bagi pemerintah berluasa. Untuk dapat meyakinkan pemilih maka calon harus mengemas berbagaii isu dan program tetsebut secara lugas agar mudah dipahami dan diterima oleh konstutuen. Serta dibutihksn kemampuan untuk untuk mengkomunikasikannya,” tutur Niode.

Selain itu, dosen yang dikenal murah senyum ini menambahkan bahwa Parpol pendukung juga harus benar-benar sejalan dengan program yang ditawarkan. Karena selama antara parpol pendukung dengan calon yang didukung tdk seirama.

“Calon yang diusung atau berasal dari kalangan internal parpol lebih diuntungkan dalam posisi tersebut,” ucap Niode.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1