Diduga Banyak Masalah, Kepala ULP Manado ”Dihajar” Legislator

Marcos Kairupan saat hadir dalam pembahasan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pelayanan publik yang harusnya berjalan profesional, transparan dan taat pada aturan ternyata tidak berjalan maksimal dalam sistem birokrasi kita. Hal itu seperti yang dikeluhkan masyarakat terkait kinerja Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Manado, Marcos Kairupan. Kamis (9/7/2020), sejumlah anggota DPRD Kota Manado mencecar sejumlah pertayaan kepada ULP Manado yang diduga bermain dalam lelang proyek.

”Kami mendapat banyak aduan masyarakat terkait tidak beresnya ULP Manado dalam proses pelelangan proyek. Ada perusahaan yang telah di board sudah urutan satu, tapi tidak ditampilkan sebagai pemenang dalam tender. Beberapa perusahaan sudah lengkap berkasnya, penawarannya bagus dan sesuai, sayangnya tidak menang. Kami menilai seperti sudah ada skenario tertentu dalam proses tender yang dilaksanakan di ULP Kota Manado,” ujar Bambang Hermawan, anggota DPRD Kota Manado dari Fraksi PAN ini.

Selain itu, disebutkan bahwa tahapan tender atau lelang proyek di Bagian ULP Kota Manado disebut-sebut menjadi sumber lahirnya masalah yang akan mengganggu pelayanan publik pemerintah Kota Manado umumnya. Selain sejumlah kontraktor yang sering gagal menang akibat adanya dugaan praktik busuk yang dilakukan jajaran ULP Kota Manado juga menyampaikan kekecewaan mereka.

”Bayangkan saja, ada perusahaan yang sudah lengkap dokumen, penawarannya bagus, tapi tidak menang. Justru yang menang yang tidak sesuai,” kata Bambang dalam pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kota Manado TA 2019, Kamis (09/07/2020) dan diaminkan legislator Manado lainnya, diantaranya Jimmy Gosal dan Jean Sumilat, Jeane Laluyan serta Jurani Rurubua.

Merespon ‘serangan’ Bambang, dalam pembahasan tersebut Kepala Bagian ULP Kota Manado, Marcos Kairupan menyampaikan argumentasinya. Menurut Kairupan pihaknya menjalankan aturan yang berlaku secara baik sesuai prosedur yang baku.

”Kami bisa menjamin proses tender yang dilakukan sudah sesuai aturan dan dilaksanakan dengan baik,” tutur Kairupan.

Untuk diketahui, pembahasan antara TAPD dan Banggar DPRD Manado ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Manado NH Van Bone didampingi Waktu Ketua DPRD Adrey Laikun. Pembahasan berlangsung alot.

(*/Redaksi)

iklan1
iklan1