Wali Kota Manado Diminta Evaluasi Kinerja Kepala ULP

Wali Kota GSVL saat meresmikan Kantor UKPBJ Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Satu persatu kinerja Kepala Bagian (Kabag) Unit Layanan Pengadaan (ULP) atau Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kota Manado, Marcos Kairupan dikeluhkan. Kabag Marcos diduga menerapkan praktek monopoli pemenang tender proyek di UKPBJ Manado. Tak hanya itu, segudang masalah juga mencuat. Marcos dinilai tidak maksimal bekerja dan akan berefek terhadap Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut.

Terkait hal itu, Sabtu (11/7/2020), Ketua Umum LSM Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan, SH angkat bicara. Tommy menyarankan Wali Kota GSVL, begitu Wali Kota Manado akrab disapa agar mengevaluasi kinerja Kabag UKPBJ Manado. Jebolan Fakultas Hukum Unsrat itu menyebut ketika Marcos makin mendapat keluhan masyarakat maka berpotensi reputasi Wali Kota GSVL menjadi tercoreng.

”Kami juga mendapati aduan masyarakat terkait kinerja Kabag ULP/UKPBJ Manado yang tidak beres. Sebelum makin banyak masalah yang mencuat ke publik, AMTI meminta Pak Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut agar segera mengevaluasinya. Bahkan sebelum DPRD Manado menyuarakan kami telah menelusuri dugaan kerancuan yang dilakukan UKPBJ Manado dalam proses lelang proyek. Karena bisa jadi hal ini dikait-kaitan dengan posisi Pak Wali Kota,” ujar Turangan.

Aktivis vokal yang dikenal tidak pernah takut menyuarakan dan mengungkap dugaan korupsi itu menambahkan dalam beberapa temuan dilapangan, AMTI mengendus adanya praktek monopoli perusahaan tertentu dalam memenangkan proyek di Kota Manado. Tidak hanya itu, Turangan menyebut disinyalir Kabag UKPBJ berperan dalam meloloskan sejumlah proyek yang sebetulnya tidak lengkap syarat-syaratnya.

”Tragisnya lagi, kami mendapati ada dugaan praktek monopolo pemenangan proyek yang dilakukan perusahaan tertentu. Lantas perusahan-perusahaan yang lain dikalahkan dengan cara-cara yang kurang berkenan. Selaku Kabag tentu Bung Marcos wajib bertanggung jawab atas hal tersebut. Jangan main-main karena dalam urusan seperti ini nama Wali Kota Manado juga dikait-kaitkan,” kata Turangan tegas.

Untuk diketahui, UKPBJ sebagai bentuk intergasi dari ULP dan LPSE secara nasional. Kepada Kabag Marcos saat dikonfirmasi melalui saluran telpon dan whatsApp, Sabtu (11/7/2020) enggan membalas apa yang ditanyakan. Sampai berita ini diterbitkan, konfirmasi Suluttoday.com belum mendapat balasan.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1