Ratusan Masyarakat Sangihe Duduki Kantor Bupati

Bung Angky saat berorasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (15/7/2020) yang tergabung dalam Solidaritas Penambang Rakyat Sangihe mendatangi Kantor Bupati Sangihe. Ratusan demonstrasi itu menuntut agar warga penambang yang ditahan untuk dibebaskan. Dalam orasi yang disampaikan Franky Nusi, S.IP, selaku koordinator aksi menuntut Bupati Jabes Ezar Gaghana, SE tidak tinggal diam ketika melihat masyarakatnya mengeluh meminta bantuan.

”Kami menuntut Bupati Kabupaten Sangihe, untuk menunjukkan perhatian, kepedulian, keberpihakan dan perlindungan terhadap kondisi masyarakat Sangihe. Kami juga meminta Bupati agar memenuhi janji dan komitmen kepada warga penambang. Membebaskan warga yang ditahan dan sekarang yang menjalani proses hukum di Polres Kepulauan Sangihe, kemudian menjamin pembukaan lahan Pertambangan untuk bisa dikelola kembali,” teriak Bung Angky, sapaan akrab Franky yang merupakan jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat Manado ini.

Pendemo kompak saat menyampaikan aspirasi (Foto Suluttoday.com)

Pendemo juga meminta Bupati Jabes agar mengerahkan segenap kekuatannya untuk melakukan upaya-upaya pembebasan tanpa syarat terhadap warag penambang yang sementara menjalani proses hukum di Polresta Sangihe. Secara kompak, ratusan demonstran mendesak pemerintah Sangihe membuka area pertambangan emas di seluruh wilayah Kabupaten Sangihe dan memberikan jaminan bagi warga dalam melakukan aktivitas Penambangan.

”Bupati pun kami minta memfasilitasi dan melindungi warga Sangihe dalam melakukan aktivitas Pertambangan. Memperhatikan nasib warga Sangihe yang ikut terdampak secara ekonomi dari tindakan penghentian aktivitas pertambangan. Bupati dituntut dapat mengatasi seluruh persoalan sosial kemasyarakatan, persoalan kebutuhan warga Sangihe untuk dipenuhi. Kami juga menuntut Kapolres Sangihe mendalami dan mengusut tuntas dugaan perbedaan dan penjualan bahan kimia berbahaya jenis sianida (CN) ilegal kepada para penambang yang diduga dilakukan oknum perwira Polisi di Polresta Sangihe,” ujar Bung Angky tegas.

Ratusan masyarakat Sangihe ketika berada di Kantor Bupati (Foto Suluttoday.com)

Sekitar kurang lebih 400-an warga yang menggelar demo tersebut menyampaikan aspirasi dan hak-hak masyarakat Sangihe yang sejauh ini dianggap belum maksimal dilakukan Bupati Jabes. Mereka meminta jika Bupati tidak mampu menyelesaikan masalah masyarakat, maka sebaiknya mundur dan lepaskan jabatannya sebagai Bupati. Untuk diketahui, yang hadir menerima ratusan pendemo adalah Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana, SE, Ketua DPRD Kabupaten Sangihe Josephus Kakondo, BEA, Kajari Sangihe Yunardi, SH.,MH, dan Kapolres Sangihe Toni Budhi Susetyo, SIK.

Bupati juga menerima kehadiran pendemo dan menyampaikan bahwa tuntutan pendemo akan ditindaklanjutinya. Menurut Bupati apa yang disampaikan warganya tersebut akan diupayakan secara maksimal guna mewujudkan kerinduan masyarakat tersebut.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1