Somasi ke 2 Dikirim, Dodika Incenerator ”Kecam” Atakara dan Jaya Sakti

Surat Somasi dari Dodika Incenerator (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Permasalahan terkait pembayaran pekerjaan pengadaan Incenerator umum yang dilakukan Dodika Incenerator melalui anggaran di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado terus menggelinding.  Pihak Dodika Incenerator, tertanggal 29 Juni 2020 melayangkan surat somasi ke 2 (dua) kepada Ave Avianthy, Direktur PT Atakara Naratama Mitra dikirimkan tanggal, 29 Juni 2020.

Hal tersebut seperti disampaikan, Prabowo dan Corry Prabowo penyedia barang Incenerator melalui Kuasa Hukumnya, Iqbal Daut Hutapea, SH.,MM, Pusat Bantuan Hukum Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia, mengingatkan PT Atakara agar melunasi biaya pengadaan mesin Incenerator tersebut.

‘’Kami peringatkan kepada Direktur PT Atakara Naratama Mitra agar kooperatif membayar pekerjaan kami yang telah diselesaikan. Somasi kedua ini merupakan tindaklanjut dari somasi sebelumnya, 17 Juni 2020 soal pembayaran Dodika Incenarator dalam proyek pekerjaan pengadaan barang Incenerator umum (alat pembakaran sampah),’’ ujar Iqbal dalam surat somasi yang dikutip, Rabu (15/7/2020).

Disampaikan lagi, hingga surat somasi kedua yang dikirimkan dan pihak PT Atakara tidak punya niat memiliki niat baik dan tidak merespon untuk menyelesaikan kewajiban mereka melakukan pembayaran kepada Dodika Incenerator, sebesar Rp. 1.860.927.000 (satu miliar delapan ratus enam puluh juta sembilan ratus dua puluh tujuh ribu rupiah), hal tersebut akan ditindaklanjuti dengan laporan pidana.

‘’Jika tidak ada pembayaran kepada klien kami, berarti kami akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan secara pidana. Karena yang dilakukan sudah masuk kualifikasi suatu perbuatan pidana yaitu tindak pidana penipuan dan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam ketentuan Pasal 378 dan Pasal 372 Jo. Pasal 55 KUHPidana,’’ kata Iqbal tegas.

Sementara itu, surat somasi ke 2 juga dikirimkan kepada Firsy Riedel Sorongan, Direktur CV Jaya Sakti, tanggal 6 Juli 2020. Tak main-main Advokat vokal ini mengajak pimpinan CV Jaya Sakti untuk beniat bagi membayar anggaran yang wajib dibayarkan kepada Dodika Incenerator.

Corry Sanger, saat uji bakar mesin Incenerator dihadiri Wali Kota Manado, Wakil Wali Kota dan Sekda Manado (Foto Suluttoday.com)

‘’Ketika tidak memiliki niat baik untuk penyelesaian kewajiban saudara melakukan pembayaran kepada klien kami sebesar Rp. 706.950.000 (Tujuh ratus enam juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah). Padahal diketahui CV Jaya Sakti telah menerima pembayaran100% dengan nilai kontrak Rp. 990.000.000 (Sembilan ratu Sembilan puluh juta rupiah) sehingga perbuatan tersebut akan bermuara ke ranah hukum,’’ tutur Iqbal yang juga menyampaikan pihaknya menunggu balasan dari surat tersebut.

Sekedar diketahui, pihak PT Atakara dan CV Jaya Sakit saat dikonfirmasi belum mendapat tanggapan. Sampai berita ini dinaikkan, beberapa nomor kontak yang berupaya dibungi, sedang tidak aktif. Surat somasi dari PT Atakara dikirimkan di Jl. No 28 Bandung 40191, Bandung Provinsi Jawa Barat dan CV Jaya Sakit dikiri ke Jl. Batesda 4 No 19, Sario Manado Kota Manado Sulawesi Utara.

(*/Bung Amas)

iklan1
iklan1